Bantuan Alat Tangkap Ikan Berkutat di Proses Rekap Usulan

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERIK: Nelayan di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, berada di atas kapal. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

TERIK: Nelayan di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, berada di atas kapal. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan akan menyalurkan bantuan alat tangkap kepada nelayan di Pamekasan. Namun, hingga saat ini masih belum masuk proses pengadaan dan hanya berkutat di perekapan usulan.

Kepala Diskan Pamekasan Abdul Fata melalui Kabid Perikanan Tangkap Diskan Pamekasan Mohammad Djufri Effendi mengatakan, untuk penyaluran bantuan memang belum diselenggarakan. Sebab, masih menunggu realisasi anggaran.

“Belum bisa memastikan waktunya. Kalau memang ada anggarannya kami segerakan,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, untuk bantuan alat tangkap terdiri dari dua komponen. Yakni, webbing dan payang teri yang tersebar di empat kecamatan.

Baca juga :  RSIA Puri Bunda Madura Rayakan Maulid Nabi, Momen Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Penerima webbing ada empat kelompok usaha bersama (KUB). Masing-masing 1 kelompok di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan dan Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar. Kemudian, dua KUB di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu.

Adapun, untuk penerima alat bantu tangkap ikan jenis payang teri, kelompok asal Desa Tanjung Kecamatan Pademawu, Desa Pademawu, dan Desa Sotabar, Kecamatan Pasean.

“Itu penerima sudah sesuai dengan jumlah proposal yang masuk,” kata Djufri.

Anggaran bantuan alat tangkap tahun ini sebesar Rp 345 juta. Pengadaannya, melalui e-catalog. Kondisi tersebut menjadi angin segar bagi Diskan Pamekasan, mengingat tahun sebelumnya pengadaan bantuan tersebut tidak ada.

Baca juga :  170 Nelayan Akan Dipanggil, Substansi Kasus Perusakan Mangrove Pamekasan Disebut Melenceng

Djufri mengungkapkan, para penerima bantuan sudah dipastikan kelembagaannya berbadan hukum, aktifitas kelompok berjalan, dan sesuai persyaratan.

“Di tiap-tiap wilayah komponen bantuannya berbeda. Yang terpenting, bantuan ini untuk meningkatkan bantuan hasil produksi tangkap,” tegasnya.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Faridi mengaku sudah mendorong agar penyaluran bantuan alat tangkap tersebut bisa disegerakan. Namun, kendala dari efesiensi anggaran menjadi pemicu lambatnya realisasi bantuan.

“Inshaallah bisa terealisasi bulan ini. Selain itu, kami berharap kedepannya harus ada evaluasi bantuan alat tangkap yang sebelumnya terealisasi agar bisa terukur efektivitas dari program perikanan,” katanya.

Baca juga :  Hampir Sebulan Ratusan Nelayan di Pamekasan Tak Bisa Melaut Akibat Terkendala Solar

“Bantuannya juga bisa dilanjut agar ada perkembangan perekonomian bagi nelayan di Pamekasan,” pungkasnya. (enk/diend)

Berita Terkait

Berkat Gerak Cepat Pemkab Pamekasan, Siswa Putus Sekolah Akhirnya Bisa Kembali Mengenyam Pendidikan
Nelayan Tanjung Resah, Ratusan Perahu Asal Pasuruan Diduga Rusak Ekosistem Laut
Diduga Lecehkan Siswa, Oknum Guru MTsN 2 Pamekasan Disanksi
Gaji Belum Cair, PPPK Paruh Waktu di Pamekasan Keluhkan Ketidakpastian
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp77 Miliar, Utang Premi UHC ke BPJS Kesehatan Dipastikan Lunas
Hilang 11 Jam, Nenek 50 Tahun Ditemukan Terjatuh di Sumur Warga
Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Gerak Cepat Polres Ringkus Jambret yang Tewaskan Nenek 60 Tahun
Membanggakan! SDI Al-Munawwarah Pamekasan Sabet Juara Umum dan Juara Terbaik LOGAM 2026

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:24 WIB

Berkat Gerak Cepat Pemkab Pamekasan, Siswa Putus Sekolah Akhirnya Bisa Kembali Mengenyam Pendidikan

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:08 WIB

Nelayan Tanjung Resah, Ratusan Perahu Asal Pasuruan Diduga Rusak Ekosistem Laut

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:40 WIB

Gaji Belum Cair, PPPK Paruh Waktu di Pamekasan Keluhkan Ketidakpastian

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Pamekasan Siapkan Rp77 Miliar, Utang Premi UHC ke BPJS Kesehatan Dipastikan Lunas

Selasa, 13 Januari 2026 - 02:39 WIB

Hilang 11 Jam, Nenek 50 Tahun Ditemukan Terjatuh di Sumur Warga

Berita Terbaru

Opini

Mutasi Membantah Matahari Kembar

Kamis, 15 Jan 2026 - 03:17 WIB