8 SMA Negeri di Pamekasan Tak Dapat Tambahan Kuota Siswa

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANTAI: Sejumlah pelajar SMAN 1 Pamekasan bersantai di depan sekolah. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIKMADURA)

SANTAI: Sejumlah pelajar SMAN 1 Pamekasan bersantai di depan sekolah. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 8 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Pamekasan tidak dapat jatah tambahan kuota siswa. Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini, dari total 9 sekolah anya SMAN 1 Waru yang mendapatkan tambahan pagu.

Kasi SMA PK/PLK Cabdindik Jatim Wilayah Pamekasan Purwati mengatakan, di antara sembilan sekolah yang ada dibawah naungannya, hanya satu lembaga pendidikan yang mendapatkan tambahan jumlah pagu.

“Iya, sembilan sekolah yang mengusulkan itu pagunya diterima semua. Jadi, pagunya sudah ditetapkan,” ungkapnya, Selasa (27/5/2025).

Sembilan sekolah yang dimaksud yakni, SMAN 1 Pamekasan, SMAN 2 Pamekasan, SMAN 3 Pamekasan dan SMAN 4 Pamekasan. Kemudian, SMAN 5 Pamekasan. Kemudian, SMAN 1 Galis, SMAN 1 Pademawu, SMAN 1 Pakong, dan SMAN 1 Waru.

Baca juga :  Disporapar Pamekasan Beri Layanan Senam Sehat Gratis di SMAN 4 Pamekasan

Pagu SPMB di delapan sekolah tersebut masih sama dengan tahun kemarin, kecuali SMAN 1 Waru.

Tahun ini dapat pagu 180 siswa dan lima rombongan belajar (rombel). Sedangkan, pada tahun 2024, pagunya hanya 144 siswa dan empat rombel.

“Tambahannya hanya itu, yang lainnya masih sama dengan tahun sebelumnya,” ujar perempuan berhijab itu.

SPMB dan rombel di SMAN 1 Waru bertambah dikarenakan ada tambahan ruangan yang dibangun pada tahun 2024. Pembangunan itu dilakukan lantaran sekolah tersebut terkena bencana angin puting beliung.

Pur menyampaikan, penambahan rombel itu juga berpengaruh terhadap jumlah kuota siswa SPMB tahun ini. Yakni, mencapai 2.376 siswa.

Baca juga :  Meski Berdamai, Guru SMAN 1 Pamekasan yang Pukul Siswa Tetap Disanksi

“Sekarang, lembaga SMP atau MTS sedang proses input nilai di raport,” jelasnya.

Kepala SMAN 1 Pamekasan Ali Umar Arhab mengaku siap menggelar SPMB. Pagu yang diterima masih tetap seperti tahun lalu. Yakni, 360 siswa dengan 10 kelas.

“Kami tidak dapat tambahan rombel karena yang keluar 10 kelas maka yang masuk itu harus sama biar pelayanan kami ke siswa maksimal. Jangan sampai kelewat untuk pendaftaran ini, terus pantau informasinya,” tukasnya. (enk/diend)

Berita Terkait

PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG
1.000 Murid SMP di Pamekasan Bakal Dapat Beasiswa, Disdikbud Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu per Anak
Tak Main-Main, Polres Pamekasan Sita 582 Motor dari Aksi Balap Liar
Bakti Faiza Sentuh Warga Pagentenan, Ratusan Pasien Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Pamekasan Gagal Berangkat
KBIHU Al-Hilal Berangkatkan 135 Jamaah Haji, Kloter 73 Jadi yang Paling Awal Berangkat
Pemkab Pamekasan Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji, Bupati Ingatkan Jangan Forsir Fisik
Khawatir Konflik Nelayan Branta Tinggi-Gili Raja Meluas, ANI Pamekasan Ngadu Komisi IV DPR RI

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:16 WIB

PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:49 WIB

1.000 Murid SMP di Pamekasan Bakal Dapat Beasiswa, Disdikbud Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu per Anak

Senin, 11 Mei 2026 - 05:41 WIB

Tak Main-Main, Polres Pamekasan Sita 582 Motor dari Aksi Balap Liar

Senin, 11 Mei 2026 - 00:17 WIB

Bakti Faiza Sentuh Warga Pagentenan, Ratusan Pasien Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:44 WIB

Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Pamekasan Gagal Berangkat

Berita Terbaru

Ketua Satgas MBG Pamekasan, H. Sukriyanto berbincang dengan para pengurus PMMKP di Desa Mapper, Kecamatan Proppo, Pamekasan. (ISTIMEWA)

Pamekasan

PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:16 WIB