3 Tahun Jembatan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Palengaan Daja Bangun Jembatan Bambu

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kampung Sekaan, Dusun Laccaran, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan membuat jembatan dari bambu. (MOHAMMAD IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Warga Kampung Sekaan, Dusun Laccaran, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan membuat jembatan dari bambu. (MOHAMMAD IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kondisi memprihatinkan dialami warga Kampung Sekaan, Dusun Laccaran, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Penyebabnya, selama sekitar tiga tahun terakhir, jembatan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat setempat rusak dan belum mendapat perbaikan dari pemerintah daerah.

Salah seorang warga setempat, Moh Wasil menyampaikan bahwa Jembatan tersebut memiliki peran vital bagi warga, tidak hanya sebagai penghubung menuju Pasar Palengaan, tetapi juga sebagai satu-satunya jalur yang digunakan siswa-siswi untuk berangkat dan pulang sekolah ke SDN Palengaan Daja 1.

Baca juga :  APBD 2026 Turun Jadi Rp1,8 Triliun, Pemkab Pamekasan Fokus Perkuat Potensi PAD dan Evaluasi Program

“Kerusakan jembatan itu berdampak langsung pada kelancaran aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat.” Katanya, Juma’at (16/1/2026).

Wasil mengaku, akibat belum adanya perbaikan oleh pemerintah, warga setempat berinisiatif membangun jembatan darurat dari bambu secara swadaya.

Langkah tersebut dilakukan agar anak-anak tetap dapat mengakses sekolah dan masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jembatan bambu ini sebenarnya tidak layak dan membahayakan keselamatan pengguna. Struktur yang rapuh membuat jembatan mudah rusak, terutama saat musim hujan,” ujarnya.

Wasil menjelaskan bahwa warga harus berulang kali melakukan perbaikan secara gotong royong setiap tahun. Sebab menurutnya, pembangunan jembatan darurat merupakan pilihan terakhir yang terpaksa dilakukan.

Baca juga :  Target PAD 2026 Rp360 Miliar, DPRD Pamekasan Dorong OPD Kerja Maksimal

“Jika tidak dibuat jembatan bambu, anak-anak tidak bisa bersekolah dan warga tidak bisa ke pasar. Kami berharap ada pembangunan jembatan permanen yang aman,” ucapnya.

Wasil menilai, kondisi tersebut bertolak belakang dengan upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang selama ini disampaikan pemerintah.

Aspirasi masyarakat terkait perbaikan jembatan disebut telah disampaikan berulang kali, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

“Masyarakat Desa Palengaan Daja berharap Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan instansi terkait segera melakukan penanganan serius dengan membangun jembatan permanen untuk menjamin keselamatan warga serta kelancaran akses pendidikan bagi para siswa,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Bangunan Perpusda Pamekasan Rusak Sebelum Diresmikan, Dewan Pertanyakan Kualitas

Berita Terkait

Dari Shalawat hingga Santunan, Harmoni Ramadan Majelis Tangga Seribu Menyentuh Hati Ribuan Jamaah
Nyalakan Energi Ramadan, PLN UP3 Madura Buka Puasa dan Santuni anak Yatim dan Kaum Duafa
Jelang Nyepi dan Lebaran, ASN Pamekasan Mulai WFH
Pegadaian Area Madura Berbagi Berkah Ramadan, Salurkan 1.000 Takjil dan 1.000 Paket Sahur
Nahas! Petasan Meledak Saat Korban Merokok, Kaki Kanan Pemuda Asal Tlanakan Putus
IWO PD Pamekasan Bagi-bagi Takjil, Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama di Bulan Ramadan
Disabet Celurit dari Belakang, Pemuda di Pamekasan Nyaris Tewas
Royal Group Gelar Bukber dan Silaturahmi Bersama Seluruh Unit Usaha, Sekaligus Akad Massal Konsumen Perumahan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:17 WIB

Dari Shalawat hingga Santunan, Harmoni Ramadan Majelis Tangga Seribu Menyentuh Hati Ribuan Jamaah

Senin, 16 Maret 2026 - 14:32 WIB

Nyalakan Energi Ramadan, PLN UP3 Madura Buka Puasa dan Santuni anak Yatim dan Kaum Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 11:37 WIB

Jelang Nyepi dan Lebaran, ASN Pamekasan Mulai WFH

Senin, 16 Maret 2026 - 05:46 WIB

Pegadaian Area Madura Berbagi Berkah Ramadan, Salurkan 1.000 Takjil dan 1.000 Paket Sahur

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:47 WIB

Nahas! Petasan Meledak Saat Korban Merokok, Kaki Kanan Pemuda Asal Tlanakan Putus

Berita Terbaru

Pegawai BKPSDM Pamekasan berada di meja resipsionis. (ISTIMEWA)

Pamekasan

Jelang Nyepi dan Lebaran, ASN Pamekasan Mulai WFH

Senin, 16 Mar 2026 - 11:37 WIB