Diterjang Hujan Deras, Rumah Warga Desa Ragang Terendam Banjir 

Avatar

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi luapan air sungai di Desa Ragang, Kecamatan Waru, Pamekasan setelah diterjang hujan deras.

Kondisi luapan air sungai di Desa Ragang, Kecamatan Waru, Pamekasan setelah diterjang hujan deras.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hujan deras mengguyur Desa Ragang, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Senin (2/12/2024). Akibatnya, banjir tidak bisa dibendung. Sejumlah rumah terendam dan tanaman padi milik warga ludes.

Saiful (40), warga setempat mengatakan, hujan deras menjadi penyebab utama banjir. Selain merendam rumah, banjir juga merusak lahan pertanian milik warga. Tanaman padi yang baru saja ditanam banyak hancur akibat genangan air.

“Kami sangat terpukul karena selain rumah, padi yang baru kami tanam juga rusak. Kami belum tahu harus bagaimana untuk memulai lagi,” ujarnya.

Baca juga :  Disenggol di Jalan, Pria di Pamekasan Ngamuk hingga Lawan Masuk Rumah Sakit

Kapolsek Waru, AKP Jufri menjelaskan, banjir disebabkan luapan air sungai yang tak mampu menampung debit air hujan. Hujan deras mulai pukul 10.00 hingga 13.00 dengan intensitas yang sangat tinggi mengakibatkan air sungai meluap.

Menurutnya, kondisi banjir sudah mulai surut dan kendaraan kini dapat melintas kembali. Sebanyak empat rumah warga terdampak banjir. Namun, genangan air hanya berada di halaman sehingga tidak diperlukan evakuasi.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kami mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca yang masih tidak menentu,” kata AKP Jufri.

Baca juga :  Pohon Tumbang di Pamekasan Mengenai Rumah, Kamar Mandi hingga Kandang Sapi 

Banjir tersebut juga menjadi pukulan berat bagi para petani di Desa Sana Laok, Kecamatan Waru. Sebab, tanaman padi mereka rusak akibat terendam banjir. Pemerintah diharapkan memberikan bantuan untuk meringankan beban warga terdampak. (ibl/diend)

Berita Terkait

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Berita Terbaru