Kerap Terjadi Kasus Pembunuhan, HMI Bangkalan Sebut Kecamatan Galis Darurat Keamanan

- Jurnalis

Minggu, 8 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Formateur Ketua HMI Cabang Bangkalan Kresna Bayu menyerahkan berkas tuntutan kepada Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya.

Formateur Ketua HMI Cabang Bangkalan Kresna Bayu menyerahkan berkas tuntutan kepada Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya.

BANGKALAN || KLIKMADURA – HMI Cabang Bangkalan secara terus mengawal kasus pembunuhan dan pembakaran jenazah mahasiswi UTM atas nama Een Jumianti.

Berbagai langkah dilakukan sebagai dukungan nyata agar kasus yang terjadi di Desa Banjar, Kecamatan Galis itu tertangani secara profesional. Salah satunya, audiensi dengan Kapolres Bangkalan.

Kresna Bayu selaku Formateur Ketua HMI Cabang Bangkalan sangat menyesalkan peristiwa pembunuhan tersebut. Mewakili segenap kader insan cita dia menyampaikan duka yang mendalam.

Kresna mengaku sangat kecewa terhadap Polres Bangkalan karena dianggap gagal dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Kota Zikir dan Sholawat.

Baca juga :  Kawal Penuh Kasus Pembunuhan dan Pembakaran Mahasiswi, UTM Terjunkan Tim Bantuan Hukum dan Tim Satgas

“Kami menilai Polres Bangkalan telah gagal dalam menjaga kondusifitas di Kabupaten Bangkalan, jujur saja saya sangat kecewa,” kata Kresna.

HMI Cabang Bangkalan juga menuntut Polres Bangkalan untuk mencopot Kapolsek Galis dari jabatannya karena telah dinilai gagal dalam menjaga keamanan di Kecamatan Galis. Mengingat kejadian pembunuhan bukan kali pertama terjadi di wilayah hukum tersebut.

“Kejadian pembunuhan juga pernah terjadi di Kecamatan Galis, yaitu pada 31 Oktober 2022 berupa penembakan di Desa Lantek Barat, dan juga kasus pembunuhan di Desa Kajuanak pada 06 Agustus 2024 lalu,” terang Kresna.

Baca juga :  Tragis! Mahasiswi UTM Dibunuh dan Dibakar Kekasih Lantaran Hamil

“Maka dari itu, Kapolres Bangkalan kami tuntut untuk segera mencopot Kapolsek Kecamatan Galis dari jabatannya dari kami nilai sudah gagal menjaga keamanan. Bahkan, Kecamatan Galis sudah darurat keamanan,” pungkasnya. (pen)

Berita Terkait

Deteksi Dini TBC Digeber, Puskesmas Burneh Gandeng STPI Sasar Desa Langkap
Literasi Keuangan Masuk Kampus, UPT Perpustakaan UTM Gandeng Bank Mandiri Edukasi Mahasiswa
Cuaca Ekstrem Mengintai Madura, BMKG Sebut Puting Beliung Berpotensi Terjadi
KSR PMI UTM Gandeng UDD PMI Bangkalan, Aksi Donor Darah Diserbu Peserta di Gedung Cakra
PGSD Festival 2026 Jadi Episentrum Inovasi Pendidikan, HIMADIDAS STKIP PGRI Bangkalan Libatkan Peserta se-Jatim
Dipimpin Ghubatras, Gerakan Bersih Pesisir Kamal Bangkalan Gaungkan Kepedulian Lingkungan
Siswa SD MUDABA Tempa Karakter Lewat PERJUSA, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini
BEM KM UTM Gelar Capacity Building, Perkuat Solidaritas dan Komunikasi Anggota Baru

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 08:57 WIB

Deteksi Dini TBC Digeber, Puskesmas Burneh Gandeng STPI Sasar Desa Langkap

Rabu, 29 April 2026 - 08:50 WIB

Literasi Keuangan Masuk Kampus, UPT Perpustakaan UTM Gandeng Bank Mandiri Edukasi Mahasiswa

Selasa, 28 April 2026 - 06:00 WIB

Cuaca Ekstrem Mengintai Madura, BMKG Sebut Puting Beliung Berpotensi Terjadi

Senin, 27 April 2026 - 11:27 WIB

KSR PMI UTM Gandeng UDD PMI Bangkalan, Aksi Donor Darah Diserbu Peserta di Gedung Cakra

Senin, 27 April 2026 - 11:18 WIB

PGSD Festival 2026 Jadi Episentrum Inovasi Pendidikan, HIMADIDAS STKIP PGRI Bangkalan Libatkan Peserta se-Jatim

Berita Terbaru

Catatan Pena

15 Tahun Menanti Eksplorasi Gas Saronggi

Rabu, 29 Apr 2026 - 09:53 WIB