BANGKALAN || KLIKMADURA – Kontingen Taekwondo Kodim 0829/Bangkalan Club pulang dengan kepala tegak. Dari arena Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Indonesia antar klub se-Jawa Timur 2026, mereka membawa pulang 22 medali.
Sebuah capaian yang tak sekadar angka, tetapi penegasan bahwa pembinaan atlet di Bangkalan berjalan serius dan terarah.
Bertanding di GOR Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, rombongan yang terdiri dari 24 atlet, dua pelatih, dan dua pendamping itu tampil kompetitif sejak awal. Pada kategori Semi Prestasi, mereka mengoleksi 7 medali emas, 5 perak, dan 10 perunggu.
Tujuh emas masing-masing dipersembahkan M. Nizar Purnama di nomor poomsae cadet putra, Alina Ghivarika (poomsae senior putri), Andi Zayn M. E. S (kyorugi pra cadet U22) dan Chelo Queen Gadiza P (kyorugi junior U42).
Lalu, Cut Tria Amalia H (kyorugi junior U42), Gavrila Giovani (kyorugi junior U59), serta Wardifa Dafa V (kyorugi pra cadet U38).
Lima medali perak disumbangkan Faathirrosi Mubaroq (kyorugi junior U59) dan Jeremiah Calvario U (kyorugi pra cadet U30).
Kemudian, Mohammad Rafka A F (kyorugi junior U59), Zain Fahmi A (kyorugi pra cadet U23), dan Zio Ghyan Aisy (kyorugi pra cadet U20).
Sementara itu, 10 medali perunggu turut melengkapi perolehan. Masing-masing diraih Aldrin Khalaffaith I (poomsae cadet putra), Aulia Maharani (poomsae cadet putri), Regina Damara Amira Dj (poomsae junior putri), Afgan Cendeka M (kyorugi cadet U33) dan Almeer Dzaky A G (kyorugi U20).
Kemudian, Ida Matul Hoiroh (kyorugi pra cadet U34), Malikul Mulki I M (kyorugi senior U54), Mohammad Akmalul I A (kyorugi pra cadet U23), Yasmine Ardani (kyorugi cadet U30), dan Zahra Aufa R (kyorugi junior U55).
Tak hanya itu, pada kategori Prestasi, dua atlet yakni M. Ramadaniish Al-Firdaus dan Andi Mikhail Richie Al Sky ikut turun gelanggang.
Meski belum naik podium, keikutsertaan mereka menjadi investasi penting untuk menambah jam terbang di level kompetisi yang lebih tinggi.
Pelatih tim, Kapten Inf Supriyadi, menyebut capaian ini sebagai hasil dari proses panjang. Latihan yang konsisten dan disiplin menjadi kunci. Ia menilai para atlet telah menunjukkan mental tanding yang kuat sepanjang kejuaraan.
“Ini bukan hasil instan. Anak-anak berlatih keras dan mampu menjaga fokus di setiap pertandingan. Hasil ini patut disyukuri sekaligus jadi bahan evaluasi untuk lebih baik ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, raihan 22 medali ini belum menjadi titik akhir. Justru menjadi pijakan untuk menatap kompetisi yang lebih besar, baik di level provinsi lanjutan maupun nasional.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan posisi Bangkalan sebagai salah satu kekuatan baru taekwondo di Jawa Timur. Di tengah persaingan ketat antar klub, Kodim 0829/Bangkalan mampu membuktikan diri tidak sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai penantang serius di setiap kelas yang diikuti. (fit/nda)













