BANGKALAN || KLIKMADURA – Kabar membanggakan datang dari Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Dua mahasiswa berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 1 sekaligus Gold Medal dalam ajang Pekan Essay Nasional 2 (PENA 2) tahun 2026.
Tim tersebut diketuai Ikhsan Ainur Rohman dengan anggota Mailano Brillian Qolbi. Keduanya sukses menyisihkan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui karya inovatif bertajuk BOSAGA.
Di bawah bimbingan Dr. They Fitri Agustina, karya tersebut dinilai unggul karena aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
BOSAGA merupakan inovasi yang menggabungkan dua konsep utama.
Pertama, platform digital untuk mengoptimalkan rantai pasok hasil pertanian dan peternakan di tingkat desa. Kedua, sistem biogas dua tabung yang mampu mengolah limbah organik menjadi energi alternatif.
Integrasi keduanya dirancang untuk mendorong kemandirian desa, baik dari sisi energi maupun efisiensi distribusi komoditas.
“Alhamdulillah, BOSAGA mendapat pengakuan sebagai juara 1 dan gold medal. Ini membuktikan bahwa ide dari kampus bisa menjawab tantangan nyata di masyarakat, khususnya kedaulatan energi dan pangan di desa,” ujar Ikhsan.
Dosen pembimbing, Dr. They Fitri Agustina, mengapresiasi kerja keras tim yang dinilai solid sejak tahap riset hingga penyusunan konsep.
“Inovasi BOSAGA ini tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi memiliki potensi besar untuk diimplementasikan. Ini sejalan dengan semangat Fakultas Teknik UTM: solid, luwes, dan sinergi,” terangnya.
Prestasi tersebut menambah catatan positif mahasiswa Fakultas Teknik UTM di tingkat nasional. Pihak fakultas berharap capaian ini menjadi pemicu bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
Keberhasilan di PENA 2 sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa UTM mampu bersaing di level nasional. Melalui BOSAGA, mereka tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga menawarkan gagasan nyata menuju desa mandiri energi di Indonesia. (fit/nda)













