Tahun Depan, Ratusan KPM PKH di Sampang Bakal Digraduasi

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Jaminan Sosial (Jamsos) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Erwin Elmi Syahrial. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Bidang Jaminan Sosial (Jamsos) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Erwin Elmi Syahrial. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – RatusanKeluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sampang dipastikan akan mengalami graduasi pada tahun 2026 mendatang.

Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dalam mendorong kemandirian masyarakat penerima bantuan sosial (bansos).

Kepala Bidang Jaminan Sosial (Jamsos) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Erwin Elmi Syahrial, mengatakan bahwa proses graduasi nantinya akan dilakukan langsung oleh para pendamping PKH, bukan oleh instansi daerah.

Graduasi bukanlah akhir dari menerima bantuan, tetapi merupakan ajakan bagi masyarakat untuk mandiri. Mensos juga memberikan slogan ‘Bansos Sementara, Berdaya Selamanya’ sebagai semangat kemandirian bagi penerima,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Baca juga :  Pulau Sepudi Gempa Lagi, Siswa SD Panik Lari Berhamburan ke Luar Kelas

Ia menjelaskan, para pendamping PKH yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diwajibkan menggraduasi minimal 10 KPM setiap tahun.

Langkah ini menjadi bagian dari target nasional untuk menekan ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah.

Erwin menambahkan, terdapat dua jenis graduasi dalam program PKH, yakni graduasi alami dan graduasi mandiri.

“Graduasi alami dilakukan bagi KPM yang sudah tidak memiliki anak sekolah atau tidak lagi memenuhi komponen penerima bantuan. Sedangkan graduasi mandiri diberikan kepada keluarga yang dianggap sudah mampu dan memiliki usaha sendiri,” pungkasnya. (ibn/nda)

Baca juga :  Siswa SDN Tamberu 2 Masih Belajar di Tenda Darurat, DP Desak Disdikbud Pamekasan Bangun Kelas Semi Permanen

Berita Terkait

Kuota SD Sekolah Rakyat di Sampang Tak Terpenuhi, Orang Tua Ragu Lepas Anak Tinggal di Asrama
Mayoritas Dapur MBG di Sampang Belum Bersertifikat Halal, Pemkab Sebut Terkendala Tak Ada RPU Halal
Puluhan Saksi Diperiksa, Kejari Sampang Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Disdik
Sambut HANI, Kepala Bakesbangpol Sampang Ajak Generasi Muda Kejar Prestasi dan Jauhi Narkoba
Kantor Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di CFD Sampang, Layani 21 Pemohon Paspor Elektronik
Polres Sampang Ungkap Kasus Pencurian Motor di Banyuates, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:18 WIB

Kuota SD Sekolah Rakyat di Sampang Tak Terpenuhi, Orang Tua Ragu Lepas Anak Tinggal di Asrama

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:52 WIB

Mayoritas Dapur MBG di Sampang Belum Bersertifikat Halal, Pemkab Sebut Terkendala Tak Ada RPU Halal

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WIB

Puluhan Saksi Diperiksa, Kejari Sampang Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Disdik

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:02 WIB

Sambut HANI, Kepala Bakesbangpol Sampang Ajak Generasi Muda Kejar Prestasi dan Jauhi Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 16:15 WIB

Kantor Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Pasporia di CFD Sampang, Layani 21 Pemohon Paspor Elektronik

Berita Terbaru