Temukan Bayi Perempuan dalam Kardus di Pamekasan, Warga Sampang Langsung Adopsi dan Beri Nama

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rosyid Latif (38) beserta istri, warga Desa Astapah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang saat diwawancara awak media. (KLIKMADURA)

Rosyid Latif (38) beserta istri, warga Desa Astapah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang saat diwawancara awak media. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Warganet di Madura digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang dibuang dalam kardus di pinggir jalan Desa Srambah, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Kamis (2/10/2025) malam.

Bayi mungil itu ditemukan dalam kondisi masih hidup dan sehat, hanya mengenakan popok, di bawah pohon pisang di tepi jalan.

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh Rosyid Latif (38), warga Desa Astapah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Ia sedang dalam perjalanan pulang bersama keluarganya usai jalan-jalan ke Pamekasan ketika melihat kardus mencurigakan di pinggir jalan.

Baca juga :  Ditinggal Panen Tembakau, Rumah Warga Di Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah

“Saya lihat ada kardus di bawah pohon pisang, semula saya kira sampah. Tapi karena penasaran, saya berhenti dan membuka kardusnya. Kaget sekali, ternyata di dalamnya ada bayi perempuan,” tutur Rosyid, Sabtu (4/10/2025).

Bayi itu ditemukan sekitar pukul 22.15 WIB di Dusun Petasean. Setelah memastikan kondisi bayi baik-baik saja, Rosyid meminta warga sekitar untuk menyaksikan penemuan tersebut.

Dia juga menghubungi temannya yang tinggal tak jauh dari lokasi. Momen penemuan bayi itu kemudian direkam dan sempat viral di media sosial.

Petugas yang datang ke lokasi memastikan bayi berusia sekitar 15 hari. Dalam keterangannya, Rosyid mengaku langsung terpanggil untuk merawat bayi itu dan bahkan sudah memberinya nama Wirda Ziyatul Husna.

Baca juga :  170 Nelayan Akan Dipanggil, Substansi Kasus Perusakan Mangrove Pamekasan Disebut Melenceng

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Saya anggap ini anugerah dari Tuhan. Saya punya lima anak laki-laki, dan kini Allah beri saya seorang anak perempuan. Saya akan merawatnya sampai dewasa,” ujarnya penuh haru.

Kasus penemuan bayi tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisian untuk mengungkap siapa orang tua atau pelaku yang tega membuang bayi malang itu. (ibn/nda)

Berita Terkait

Polres Sampang Ungkap Kasus Pencurian Motor di Banyuates, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:26 WIB

Polres Sampang Ungkap Kasus Pencurian Motor di Banyuates, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Berita Terbaru