Viral! Warga Ngamuk di RSUD Sampang Gara-Gara Dilarang Masuk

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potongan gambar ketika warga mengamuk di depan pintu masuk RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang gara-gara dilarang masuk. (ISTIMEWA)

Potongan gambar ketika warga mengamuk di depan pintu masuk RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang gara-gara dilarang masuk. (ISTIMEWA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Keributan terjadi di depan pintu masuk RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Senin (29/9/2025). Seorang warga yang merupakan keluarga pasien marah-marah usai ditolak masuk oleh petugas keamanan.

Insiden tersebut viral setelah videonya tersebar di media sosial. Dalam rekaman, warga tampak berteriak lantaran merasa sudah membawa kartu pengunjung, namun tetap ditolak dengan alasan tidak sesuai aturan.

“Kalau tidak sama, siapa yang salah? Kan kartu ini dari sini, bukan saya yang buat sendiri,” teriak warga tersebut.

Menanggapi kejadian itu, Humas RSUD Sampang, Amin Jakfar Sodik, menegaskan bahwa petugas hanya menjalankan prosedur. Menurutnya, keluarga pasien tersebut datang di luar jam besuk.

Baca juga :  Tudingan Mafia Pupuk Saat Debat Pilkada Sampang, Mas Ab: Fitnah yang Sangat Keji

“Selain datang tidak sesuai jadwal kunjungan, kartu pengunjung juga tidak boleh digunakan bergantian. Itu aturan rumah sakit,” tegasnya.

Amin memastikan, keributan tidak berlangsung lama. Pihak rumah sakit langsung memberikan penjelasan kepada keluarga pasien hingga situasi kembali kondusif.

“Alhamdulillah, setelah diberi pemahaman, keluarga pasien akhirnya menerima aturan yang berlaku,” pungkasnya. (ibn/nda)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru