Tudingan Mafia Pupuk Saat Debat Pilkada Sampang, Mas Ab: Fitnah yang Sangat Keji

- Jurnalis

Minggu, 10 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palson Cabup - Cawabup Sampang KH. Muhammad bin Muafi - H. Abdullah Hidayat saat debat.

Palson Cabup - Cawabup Sampang KH. Muhammad bin Muafi - H. Abdullah Hidayat saat debat.

SAMPANG || KLIKMADURA – Tudingan mengenai mafia pupuk yang dilontarkan kepada calon wakil bupati Sampang nomor urut 01, H. Abdullah Hidayat dinilai tidak berdasar. Bahkan, dianggap fitnah yang sangat keji.

Kepada awak media, H. Abdullah Hidayat menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar. Dia mengaku tidak pernah bekerja ataupun membekingi mafia pupuk.

Bahkan, cawabup dari Palson Mandat itu siap membuktikan bahwa tidak pernah terlibat dalam permainan kelangkaan pupuk bersubsidi.

“Menurut saya, ini fitnah yang keji. Karena sampai saat ini saya tidak pernah bekerja di pupuk atau membekingi mafia pupuk,” ujarnya, Minggu, (10/11/2024).

Baca juga :  Kuota Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Sampang Tahun 2025 Tembus 42 Ribu Ton

Pria yang akrab disapa Mas Ab itu menjelaskan, kios yang diisukan oleh pihak-pihak tertentu merupakan gudang miliknya sudah disewa orang sebelum menjadi wakil bupati periode 2019-2024.

“Saya heran, kenapa tudingan itu diarahkan kepada saya. Padahal saya sudah menyewakan gedung atau kios itu kepada direktur PT. Aneka Jasa Grhadika (AJG),” jelasnya.

Meski demikian, ia sangat tenang dan santai menanggapi fitnah itu. Bagi dirinya, isu tersebut merupakan strategi lawan politik untuk merusak citra positif terhadap dirinya di tengah masyarakat.

“Saya ada SP (surat perjanjian) sewa menyewa gudang yang baru diperpanjang kontrak pada 09 Juli 2024 ini,” tambahnya.

Baca juga :  FPI Sampang Desak Pemerintah Cabut Izin Cafe Lorensia

Selanjutnya, menangani permasalahan kelangkaan pupuk, pasangan Paslon Mandat komitmen untuk mengatasinya jika ditakdirkan menjadi pemimpin Kabupaten Sampang.

“Kami dari pasangan Mandat (KH. Muhammad bin Muafi dan H. Abdullah Hidayat) akan menuntaskan kelangkaan pupuk bersubsidi demi kesejahteraan rakyat Sampang,” tandasnya. (san/diend)

Berita Terkait

Hasil Audit BPK Temukan Pekerjaan Proyek Puskesmas Karang Penang Rp7,4 Miliar Tak Sesuai RAB
Hadiah Juara Gerak Jalan HUT RI di Sampang Belum Diserahkan, Pemenang Menunggu Kepastian
Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam
Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch
Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen
Parkir Pasar Sri Mangunan Disorot, Warga Bayat Tapi Tak Dapat Karcis
Sampang Berpeluang Dapat DBH Migas dari Lapangan Hidayah, Radius Sumur Masuk 4 Mil Laut
Tragis, Balita 4 Tahun di Bluuran Sampang Tenggelam di Kolam Penampungan Air Tembakau

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Hasil Audit BPK Temukan Pekerjaan Proyek Puskesmas Karang Penang Rp7,4 Miliar Tak Sesuai RAB

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Parkir Pasar Sri Mangunan Disorot, Warga Bayat Tapi Tak Dapat Karcis

Berita Terbaru