Dana Desa Rp2,1 Miliar Menguap, Warga Gunung Kesan Terpaksa Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Sampang saat memperbaiki jalan dengan swadaya. (ISTIMEWA)

Warga Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Sampang saat memperbaiki jalan dengan swadaya. (ISTIMEWA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Warga Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, terpaksa gotong royong memperbaiki jalan desa yang rusak parah. Padahal, pemerintah desa sudah menerima alokasi Dana Desa tahun 2025 sebesar Rp2.138.607.000.

Ironisnya, meski anggaran miliaran rupiah itu telah cair, kondisi infrastruktur di desa setempat justru memprihatinkan. Jalan utama yang menjadi akses vital warga dibiarkan rusak, sehingga masyarakat harus patungan demi memperbaikinya.

“Kalau menunggu perbaikan dari pemerintah, entah sampai kapan jalan ini bisa bagus. Akhirnya kami sepakat memperbaikinya bersama-sama,” keluh seorang warga saat ditemui di lokasi.

Baca juga :  Menagih "Hutang" Presiden Prabowo Subianto

Warga lain, Andi Ahmad, menegaskan kondisi ini menambah sorotan publik terhadap pengelolaan Dana Desa. Menurutnya, dana tersebut seharusnya menjadi instrumen penting dalam pembangunan infrastruktur pedesaan, bukan malah membebani masyarakat.

“Kami berharap pemerintah desa segera transparan dalam penggunaan Dana Desa, agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengaku kecewa karena hingga kini tidak ada langkah nyata dari pemerintah desa. Hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya terkait keberadaan anggaran yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

“Kami sangat kecewa. Uang ini sebenarnya ke mana? Kok tidak ada kejelasan,” pungkasnya. (ibn/nda)

Baca juga :  Spesial Harlisnas ke-79, PLN Diskon Biaya Tambah Daya hingga 27 Persen

Berita Terkait

Puluhan Tahun Berkontribusi Besarkan Partai, Alyadi Mustofa Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB Sampang
Genap Dua Bulan, Kapal Tongkang Bermuatan Batu Bara Dibiarkan Terdampar di Perairan Sampang
Usai Diamankan Satgasus, Kajari Sampang Dicopot dari Jabatannya
Terungkap! Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang
Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah
Rumah Warga Rapa Laok Sampang Dibobol Maling, Kerugian Tembus Rp111 Juta
Lepas dari Pengawasan, Bocah Lima Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kali Kamoning Sampang
Polsek Camplong Amankan Tiga Motor Balap Liar di Perbatasan Sampang–Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:23 WIB

Puluhan Tahun Berkontribusi Besarkan Partai, Alyadi Mustofa Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB Sampang

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:23 WIB

Genap Dua Bulan, Kapal Tongkang Bermuatan Batu Bara Dibiarkan Terdampar di Perairan Sampang

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:14 WIB

Usai Diamankan Satgasus, Kajari Sampang Dicopot dari Jabatannya

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:16 WIB

Terungkap! Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 20 November 2025 - 08:44 WIB

Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Berita Terbaru