PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puluhan siswa di Kecamatan Tlanakan tumbang usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG), Selasa (10/9/2025).
Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, langsung turun tangan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Tlanakan.
Dalam sidak itu, Ali Masykur didampingi Kepala Puskesmas Tlanakan, dr. Henny Setyowati. Ia memastikan penanganan medis berjalan baik dan kondisi siswa terkendali.
Dari 37 siswa yang sempat dirawat, sebagian besar sudah diperbolehkan pulang. Hanya tiga siswa yang mengalami gejala cukup parah karena menghabiskan porsi makanan yang disantap.
“Alhamdulillah tidak terlalu parah, kebanyakan siswa hanya mencicipi. Tapi ada tiga yang cukup parah karena sampai menghabiskan makanan,” ujar politisi PPP itu.
Ali menegaskan kejadian tersebut harus menjadi alarm serius bagi pengelola dapur MBG. Ia meminta dapur lebih berhati-hati serta melibatkan ahli gizi secara intensif dalam proses pengolahan hingga distribusi makanan.
Menurut pengakuan pemilik dapur, nasi dan ayam yang masih panas langsung diolah menjadi nasi goreng. Praktik itu dinilai lalai dan berpotensi menimbulkan racun.
“Kalau nasi baru saja diangkat lalu langsung dimasak lagi jadi nasi goreng, itu berbahaya. Ini jelas kelalaian dapur,” tegasnya.
Untuk mencegah kasus serupa, DPRD Pamekasan melalui Komisi IV akan segera memanggil pemilik dapur MBG di Tlanakan beserta ahli gizinya.
“Kami ingin ada evaluasi menyeluruh supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” tandas Ali Masykur. (ibl/nda)














