Bertolak Dari Lapangan Migas HCML, Kapal CB Tunas Terafulk 1 Bocor di Tengah Laut

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Kapal CB Tunas Terafulk 1 saat berada di perairan Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan dengan air masuk sekitar 45 persen. (ISTIMEWA)

Kondisi Kapal CB Tunas Terafulk 1 saat berada di perairan Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan dengan air masuk sekitar 45 persen. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kapal CB Tunas Terafulk 1 mengalami insiden kebocoran di bagian as-propeler saat bertolak dari lapangan gas Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) menuju Kalianget, Rabu (27/8/2025).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebanyak 9 orang anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Taddan, Sampang.

Informasi yang diterima Klik Madura, kapal tersebut bergerak dari lapangan gas HCML sekitar pukul 17.45 WIB.

Kemudian, sekitar pukul 18.20, kapal CB Tunas Terafulk 1 itu mengalami insiden bocor di bagian As-Propeler. Kali pertama, kebocoran tersebut diketahui salah satu ABK dengan kondisi air masuk bagian kapal sekitar 5 persen.

Baca juga :  Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Kangean Tolak Survei Seismik Migas PT. Kangean Energy Indonesia

ABK kemudian melapor dan mencari pertolongan. Sekitar pukul 19.31 WIB, kapal seluruh ABK dievakuasi. Kemudian, kapal ditarik menggunakan kapal TB Anugerah Lautan 10 menuju Pantai Dusun/Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Sekitar pukul 22.45 WIB, Kapal CB Tunas Terafulk 1 itu berhasil dikandaskan di pantai dengan titik koordinat S 7°13’6.114″ E 113°24’6.3072″.

Sebanyak 9 ABK yang berhasil dievakuasi yakni, Padli Sam selaku nahkoda kapal. Kemudian, Andis A, Simon Fendigona, Imam Subhi dan Sahir. Lalu, Arianto Rombe, Jamal, Kamaruddin serta Reza Trikurniawan.

Sebanyak 9 ABK Kapal CB Tunas Terafulk 1 saat dievakuasi ke Pelabuhan Taddan, Sampang.

Koordinator Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Branta, Agus Dwi Suryatno membenarkan insiden tersebut. Namun, dia belum bisa memberikan informasi lengkap karena masih ada di lokasi kejadian.

Baca juga :  Masyarakat Kangean Sebut KEI Sepakat Hentikan Seluruh Tahapan Tambang Migas, Jika Melanggar: Akan Diusir!

“Saya masih di lokasi, tidak ada korban, ABK dievakuasi semua lewat Pelabuhan Taddan,” katanya saat dihubungi Klik Madura.

Kasatpolairud, Polres Pamekasan IPDA Isrok Wahyudi juga membenarkan kejadian tersebut. Saat sekarang masih proses penyelidikan lebih lanjut.

“Iya benar adanya insiden tersebut. Informasi lebih lanjut nanti akan kami sampaikan,” katanya singkat. (nda)

Berita Terkait

Perkuat Karakter Religius Siswa, SMPN 1 Pamekasan Dirikan Pesantren Nurul Aziz di Lingkungan Sekolah
Disdikbud Pamekasan Matangkan SPMB, SMPN Favorit Tetap Dibanjiri Peminat
Pemkab Pamekasan Kucurkan Dana Rp2 Miliar untuk UMKM, Bupati: Tak Boleh Ada Usaha Rakyat Terlantar
Tak Henti Tebar Kebaikan, BIP Foundation Santuni 2.000 Warga Berkebutuhan Khusus
Curi Motor di Pamekasan, Pemuda Asal Malang Nyaris Dimassa
Rela Tempuh Jarak 16 Kilometer, Siswa SMAN 1 Waru Antusias Ikuti BTS Klik Madura
Puluhan Siswa SMAN 1 Pakong Serius Dalami Ilmu Jurnalistik hingga Public Speaking
Dinkes Pamekasan Selidiki Kasus Kematian Ibu di PMB Kowel, Libatkan Sejumlah Pihak

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:18 WIB

Perkuat Karakter Religius Siswa, SMPN 1 Pamekasan Dirikan Pesantren Nurul Aziz di Lingkungan Sekolah

Senin, 27 April 2026 - 11:42 WIB

Disdikbud Pamekasan Matangkan SPMB, SMPN Favorit Tetap Dibanjiri Peminat

Senin, 27 April 2026 - 10:45 WIB

Pemkab Pamekasan Kucurkan Dana Rp2 Miliar untuk UMKM, Bupati: Tak Boleh Ada Usaha Rakyat Terlantar

Minggu, 26 April 2026 - 11:49 WIB

Tak Henti Tebar Kebaikan, BIP Foundation Santuni 2.000 Warga Berkebutuhan Khusus

Minggu, 26 April 2026 - 02:21 WIB

Curi Motor di Pamekasan, Pemuda Asal Malang Nyaris Dimassa

Berita Terbaru