Kejari Pamekasan Siap Kerja Sama dengan KPK Dalami Program Pokir Dewan

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pamekasan, Ali Munip. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pamekasan, Ali Munip. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dana aspirasi atau pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Pamekasan tahun 2025 mendapat atensi dari KPK. Total anggaran untuk program tersebut mencapai Rp 55 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pamekasan, Ali Munip mengatakan, siap menjalin koordinasi dan kerjasama jika KPK hendak melakukan pendalaman terkait dana pokir.

“Sesama penegak hukum tentu kita saling menghormati. Jangan sampai ada perkara yang ditangani secara bersamaan sehingga menimbulkan persoalan baru,” katanya, Selasa (19/8/2025).

Hingga saat ini, Kejari Pamekasan belum menerima aduan maupun laporan resmi dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan dana pokir di Pamekasan.

Baca juga :  Modal Macet, Distribusi MBG di Pamekasan Mandek

Bahkan, korps adhyaksa juga belum mengetahui secara pasti proyek-proyek apa saja yang sedang didalami oleh KPK.

Oleh karena itu, pihaknya akan tetap berhati-hati agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penanganan perkara.

“Kami menunggu laporan dan aduan masyarakat. Meski isu dugaan penyelewengan dana pokir beredar luas, namun kebenarannya masih perlu dilakukan pendalaman data,” katanya.

Menurutnya, kerawanan program dana pokir selama ini terletak pada saat pelaksanaan. Uang yang sudah dicairkan dari pemerintah sering kali tidak dimanfaatkan maksimal.

“Karena itu, perlu dicarikan formula. Penerimanya banyak, pengawasannya harus teliti, tidak hanya sebatas formalitas,” tuturnya.

Baca juga :  Paripurna LKPJ 2025, DPRD Pamekasan Ingatkan Kinerja Awal Bupati Belum Maksimal

Ali Munip mengimbau kepada masyarakat Pamekasan agar berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan dana pokir. Tujuannya, agar program tersebut bisa terlaksana dengan baik.

“Masyarakat harus berperan aktif. Jika ada proyek yang bermasalah silakan laporkan ke kejaksaan, pasti akan kami tindak lanjuti,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru