Tindak Lanjuti Kasus Perundungan, Dewan-Polres Pamekasan Datangi SMPN 2 Pademawu 

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDAK: Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan Halili Yasin bersama anggota menemui Plt Kepsek SMPN 2 Pademawu Suharyono. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

SIDAK: Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan Halili Yasin bersama anggota menemui Plt Kepsek SMPN 2 Pademawu Suharyono. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus perundungan yang terjadi di SMPN 2 Pademawu menyita perhatian publik. Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan dan Polres Pamekasan mendatangi sekolah tempat kejadian perkara (TKP) itu, Senin (11/8/2025).

Kedatangan dewan untuk meminta keterangan langsung kepada pihak sekolah perihal kronologi kejadian pemukulan siswa tersebut. Harapannya, peristiwa pidana itu tidak terulang kembali.

“Sesuai keterangan tadi, ternyata kejadian itu tidak tiba-tiba. Artinya ada permasalahan di luar yang dibawa ke sekolah. Mungkin saling mengejek di klub volly sehingga terlampiaskan di sekolah yang kemudian terjadi pemukulan,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan Halili Yasin.

Baca juga :  Enggan Berdamai, Kasus Perundungan Siswi SMPN 2 Pademawu Terus Bergulir di Polres Pamekasan

Dewan akan menindaklanjuti dengan mendalami kasus tersebut. Apalagi, kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib oleh keluarga korban.

Plt Kepala SMPN 2 Pademawu Pamekasan, Suharyono menceritakan kronologi kejadian tersebut. Intinya, permasalahan itu dikarenakan saling ejek di klub volly. “Kejadian ini pertama kalinya,” tegasnya.

Pelaku dijatuhi sanksi berupa teguran. Suharyono juga mengaku sangat menyesalkan kejadian yang viral di jagat maya itu.

“Kami sudah melakukan upaya mediasi antar keluarga bahkan keluarga terduga pelaku ini sudah berkunjung ke rumah S tadi malam,” ujarnya.

Sampai sekarang, laporan di Polres Pamekasan belum dicabut sehingga proses hukum terus berlanjut.

Baca juga :  Festival Albanjari Habsy Digelar Sebulan Penuh, Ini Daftar Dewan Jurinya

Kasi Humas Polres Pamekasan Jupriadi membenarkan adanya laporan dari murid SMPN 2 Pademawu inisial S. Laporan itu terkait kasus dugaan pemukulan tersebut.

“Sekarang sudah ditindaklanjuti oleh Unit PPA, masih proses lidik (penyelidikan),” tutupnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru