Parah!! Rekapitulasi Suara di Salah Satu TPS Diduga Tanpa Penghitungan, KPU-Bawaslu Diminta Turun Tangan

- Jurnalis

Minggu, 25 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Proses rekapitulasi suara hasil pemilu 2024 tengah berlangsung. Namun, dugaan kecurangan mulai mencuat

Salah satunya, suara di salah satu TPS di Desa Anggersek, Kecamatan Camplong, Sampang, Madura diduga tidak dihitung.

Tetapi, langsung direkap dan dicatat sebagai perolehan salah satu calon. Diduga kuat, ada pesanan dari caleg dari daerah pemilihan (dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Camplong dan Omben itu.

Dugaan pelanggaran itu berjalan mulus. Diduga kuat, tindakan tersebut terstruktur melalui Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga pengawas.

Salah satu warga inisial AR menyampaikan, dia menyaksikan tidak ada perhitungan surat suara di salah satu TPS di Desa Anggersek.

Baca juga :  Luar Biasa!! Bupati Mas Tamam Terima Penghargaan sebagai Penggerak Reformasi Birokrasi

“Saya menyaksikan sendiri bahwa di salah satu TPS di Desa Anggersek tidak ada perhitungan surat suara,” katanya.

AR mengaku sudah menyampaikan kepada Ketua KPU Sampang dan Bawaslu. Tujuannya, agar temuan itu segera ditindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

AR meminya KPU Sampang melakukan tindakan tegas, setiap TPS harus melakukan perhitungan ulang surat suara untuk membuktikan bahwa tidak ada kecurangan.

“Nyatanya hingga sekarang belum ada tindakan dari KPU dan Bawaslu Kabupaten Sampang. Ada apa? atau mereka masuk angin, kalau memang tidak masuk angin KPU dan Bawaslu Sampang, ayo buka surat suara dan hitung ulang sesuai DPT,” tegas AR.

Baca juga :  Miris! Perpusda Sampang Tak Kebagian Anggaran Pengadaan Buku Manual

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Camplong Agung Pratama Denny L menjelaskan bahwa semua surat suara dihitung dan dicatat.

“Dihitung baru dicatat di formulir C, kemarin juga beredar berita bahwa saya bersekongkol dengan PPS Anggersek untuk pilpres. Padahal, saya tidak punya kepentingan terhadap peserta pemilu,” terangnya.

Saat disinggung bahwa TPS 1 Desa Anggersek tanpa ada perhitungan surat suara, Ketua Panwascam tidak memberikan jawaban. (zhr/diend)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penganiayaan di Ketapang Masuk Penyidikan, Terlapor Dua Kali Mangkir
Tiga ABH Diamankan Polres Sampang, Pelajar 13 Tahun Diduga Dirudapaksa di Toilet Sekolah
Dendam Lama Diduga Jadi Motif Pembunuhan Nelayan di Camplong Sampang
Eksekusi Aset Rp1,3 Miliar di Sampang Diwarnai Keberatan Pemilik Lama
464 Sekolah di Sampang Rusak, Dewan Beri Opsi Pakai Dana BTT untuk Perbaikan
Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah
Kekeringan Landa Kota Bahari, Forum Sampang Sahat Salurkan Satu Juta Liter Air
Pernah Gagal Akibat Tak Penuhi Kuorum, Kini Rapat Paripurna DPRD Sampang Kembali Molor

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan di Ketapang Masuk Penyidikan, Terlapor Dua Kali Mangkir

Jumat, 11 September 2026 - 06:53 WIB

Tiga ABH Diamankan Polres Sampang, Pelajar 13 Tahun Diduga Dirudapaksa di Toilet Sekolah

Jumat, 11 September 2026 - 05:42 WIB

Dendam Lama Diduga Jadi Motif Pembunuhan Nelayan di Camplong Sampang

Rabu, 9 September 2026 - 13:36 WIB

Eksekusi Aset Rp1,3 Miliar di Sampang Diwarnai Keberatan Pemilik Lama

Selasa, 8 September 2026 - 11:34 WIB

464 Sekolah di Sampang Rusak, Dewan Beri Opsi Pakai Dana BTT untuk Perbaikan

Berita Terbaru

Pengunjung sedang membaca buku di Perpustakaan Daerah Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Pamekasan

TKM Pamekasan Merosot, Masuk Empat Daerah Terendah di Jatim

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:16 WIB