Miris! Perpusda Sampang Tak Kebagian Anggaran Pengadaan Buku Manual

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Kabupaten Sampang, Kurnia Sufartina. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Kabupaten Sampang, Kurnia Sufartina. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sampang tak dapat kucuran anggaran pengadaan buku manual tahun ini. Dinas tersebut hanya kebagian Rp 9 juta untuk pengadaan buku digital.

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Kabupaten Sampang, Kurnia Sufartina mengatakan, realisasi anggaran untuk pengadaan buku hanya dikhususkan untuk pengadaan buku digital. Anggaran yang disiapkan juga tidak terlalu besar. Yakni, hanya Rp 9 juta.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk membeli buku referensi yang sering dibutuhkan oleh pemustaka. Biasanya, dibutuhkan untuk keperluan mengerjakan tugas akhir skripsi.

Baca juga :  Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli

“Kami lakukan pengadaan buku sesuai referensi yang dibutuhkan. Ketika pemustaka datang kesini dan kekurangan referensi, maka (buku materi) itu yang kami tambahkan,” jelasnya.

Kurnia mengatakan, tidak ada keluhan serius dari pemustaka terkait kurangnya referensi di Perpusda. Selama ini, yang ada hanya keluhan sarpras yang belum maksimal. Ruangan membaca masih belum terasa nyaman dan tenang.

“Sedikit keluhan hanya di sarpras. Kayak AC yang belum memadai, sehingga ruangan agak kurang baik dan kurang dingin. Itu saja,” ungkapnya.

“Sejauh ini pemustaka paling hanya menanyakan buku maupun novel-novel terbaru. Kami akan usahakan mencari hibah buku untuk tambahan koleksi di perpustakaan ini,” tandasnya. (san/diend)

Baca juga :  Kunjungi Sampang, Kapolda Jatim Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas Wilayah

Berita Terkait

Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga
Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu
Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp
Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK
Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini
Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp

Senin, 13 Juli 2026 - 08:44 WIB

Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK

Senin, 13 Juli 2026 - 05:47 WIB

Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Berita Terbaru

MANIFESTO GELORA PAMEKASAN

Politik Hilirisasi: Jalan Baru Kedaulatan Ekonomi Daerah

Kamis, 16 Jul 2026 - 07:24 WIB