Maksimalkan Pemasaran Produk Lokal, Pemkab Pamekasan Bakal Dirikan 24 Wamira Mart Tahun Ini

- Jurnalis

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Klik Madura Sari Purwati berada di pelataran Bandara Udara Internasional Changi, Singapura.

Direktur Klik Madura Sari Purwati berada di pelataran Bandara Udara Internasional Changi, Singapura.

PAMEKASAN, klikmadura.id Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja (UKM dan Naker) Pamekasan terus berupaya memaksimalkan pemasaran produk lokal. Salah satunya, melalui pendirian warung milik rakyat (Wamira) Mart.

Tahun ini, ditargetkan ada 24 Wamira Mart yang berdiri. Toko berkonsep modern itu akan membantu memasarkan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) milik masyarakat Kota Gerbang Salam.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Naker Pamekasan Muttaqin menyampaikan, tujuan pendirian Wamira Mart itu untuk memaksimalkan pemasaran produk lokal hasil pelatihan wirausaha muda (WUB). Program itu digagas Bupati Pamekasan Baddrut Tamam untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Putuskan Pilkades 2023 Ditunda, Warga Kecewa

“Target tahun ini, terealisasi 24 Wamira Mart, sebagian sudah beroperasi dan sebagian lagi masih belum, baru menyelesaikan gambar dan rencana anggaran biaya (RAB),” katanya.

Muttaqin menjelaskan, terdapat 20 toko yang sudah beroperasi. Sementara 4 toko lainnya, belum beroperasi. Mantan Kabid Pemdes DPDM Pamekasan itu terus mendorong agar toko-toko tersebut bisa segera beroperasi.

“Untuk penambahan Wamira Mart tahun depan, kami masih menunggu kebijakan yang baru,” ujarnya.

Muttaqin menambahkan, Wamira Mart nantinya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Tujuannya, agar manajemen lebih profesional.

Baca juga :  DPD PAN Pamekasan Ngotot Minta Hasil Pemilu Dihitung Ulang

Selain untuk meningkatkan daya jual produk masyarakat, Wamira Mart juga akan berdampak positif terhadap keberlangsungan pembangunan daerah.

“Sementara, kami pasrahkan kepada pemilik toko untuk mengelolanya sendiri, setelahnya kami serahkan kepada BUMD. Pihak BUMD yang bekerja sama dengan pemilik toko,” terangnya.

Untuk diketahui, Wamira Mart tersebar di beberapa titik. Di antaranya, Desa Bujur Timur 2 titik, Bujur Tengah, Batu Bintang, Sana Tengah, Tanjung, Bulangan Haji dan Klompang Barat.

Kemudian, Desa Larangan Badung 2 titik, Larangan Tokol 2 titik, Panglegur, Branta Pesisir, Gugul, Jambringin, Jarin masing-masing satu titik. Lalu, di Desa Konang 2 titik, Durbuk, Angsanah, Plakpak, Bulangan Barat, dan Dasok masing-masing satu titik. (zhrh/diend)

Baca juga :  Optimalkan Kinerja, Sejumlah Kepala Dinas Strategis di Pamekasan Dirotasi

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru