Akses TPS3R Sempit, Lurah Bugih Surati Disperindag Pamekasan

- Jurnalis

Minggu, 19 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan mulai memaksimalkan fungsi tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R). Sejumlah fasilitas operasional mulai dilengkapi. Mulai dari armada pengangkut sampah hingga jumlah personel yang memadai.

 

Bergabagai kendala juga dikaji dan dicarikan solusi. Salah satunya, akses jalan menuju TPS3R yang dinilai terlalu sempit. Dengan demikian, kelurahan Bugih bersurat ke Disperindag Pamekasan untuk berkoordinasi meminta dibukakan jalan baru menuju tempat pengolahan sampah itu.

 

Lurah Bugih Andi Ali Syahbana mengatakan, kendala-kendala yang terjadi pada pengelolaan TPS3R terus dibenahi. Harapannya, agar masalah persampahan yang ada di keluarahan yang dia pimpin bisa teratasi dengan baik. ”Sebelumnya kekurangan armada, tapi alhamdulillah ada hibah dari salah satu tokoh,” katanya.

Baca juga :  Geger! Siswa SDN Pasanggar 1 Pamekasan Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Polisi Ambil Sampel

 

Kendala lain yang belum teratasi adalah akses jalan sempit. Kondisi tersebut sedikit mengganggu proses pengangkutan sampah. Dengan demikian, pihaknya berkoordinasi dengan Disperindag Pamekasan untuk membuka jalan dari arah pasar menuju tempat pengolahan sampah tersebut.

 

Kemudian, bangunan TPS3R juga kurang besar untuk menampung sampah yang cukup banyak. Dalam rangka upaya mengatasi kendala tersebut, kelurahan Bugih berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan meminta ada pengembangan bangunan.

 

Diharapkan, semua kendala yang ada bisa segera teratasi. Dengan demikian, pengelolaan sampah di kelurahan Bugih bisa semakin maksimal. ”Alhamdulillah pengangkutan sampah berjalan lancer, setiap hari ada pengangkutan. Tinggal kendala jalan sempit dan pengembangan bangunan TPS3R itu,” tandas mantan ajudan Bupati Baddrut Tamam itu. (han/diend)

Baca juga :  Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru