Kesejahteraan Guru Jadi Atensi DPRD Pamekasan

- Jurnalis

Kamis, 23 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menggodok rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perlindungan guru. Payung hukum tersebut sebagai bukti keseriusan legislatif dalam memperhatikan kesejahteraan guru.

Ketua DPRD Pamekasan Halili menyampaikan, peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Berbagai hal yang mendukung program tersebut  perlu disinergikan. Salah satunya, payung hukum terhadap perlindungan kepada guru.

“Kami perlu memberikan atensi terhadap guru, misalnya tentang kesejahteraannya, terutama guru-guru yang non-ASN, honor mereka masih jauh dibawah UMR (upah minimum regional),” katanya.

Baca juga :  Gelar Rapat Paripurna Peringatan Harjad ke-493, Ketua Dewan: Pamekasan Harmoni

Padahal, kata Halili, pengabdian guru non-ASN itu sudah luar biasa dalam membantu mencerdaskan anak-anak bangsa. Olehkarenanya, sudah semestinya pemerintah memperhatikan kesejahteraan mereka.

Politisi PPP itu menyampaikan, mekanisme pemberian perlindungan terhadap guru akan disesuaikan  dengan peraturan perundang-undangan. Utamanya, dalam perlindungan hukum, profesi, keselamatan, dan kesehatan kerja.

“Perlindungan hak atas kekayaan intelektual juga kami perhatian dan disesuaikan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Mantan Ketua DPC PPP Pamekasan itu. (*)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru