Di Hadapan Para Jurnalis Senior, Bos MK Titip Klik Madura

- Jurnalis

Senin, 20 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) sukses menggelar awarding untuk para tokoh di Madura. Owner PT Royal Grup sekaligus Dirut Klik Madura H. Muhammad Mukit,. ST,. MT menjadi salah satu penerima penghargaan itu.

Pria yang karib disapa Bos MK itu dibobatkan sebagai pengusaha muda paling produktif tahun 2023. Saat sambutan, suami dr. Astrid Meya Shinta itu menitipkan Klik Madura kepada para jurnalis senior yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Bos MK mengatakan, Klik Madura merupakan media baru di Pamekasan. Usianya, belum sampai satu tahun. Tetapi, media berbasis digital itu ingin terus berkontribusi untuk Madura.

Baca juga :  KPU RI hingga Jajaran Pejabat Penting Jawa Timur Tinjau Kesiapan Pilkada Serentak 2024 di Pamekasan
Owner PT Royal Grup sekaligus Dirut Klik Madura H. Muhammad Mukit,. ST,. MT bersama istri tercintanya dr. Astrid Meya Shinta usai penerimaan penghargaan AJP Award 2023 di Azana Style Hotel Pamekasan.

Berbagai kegiatan positif sudah dilakukan. Di antaranya, menggelar Voice Islamic Competition (VIC) yang dilaksanakan sebulan penuh selama ramadan. Kegiatan tersebut diikuti para talenta muda di Madura.

Kemudian, Klik Madura menggelar Madura Dangdut Academy (MDA). Ratusan generasi muda menyemarakkan kegiatan tersebut. Kegiatan ini dikemas dengan academy.

“Terdapat sesi karantina yang diisi dengan latihan khusus dari penyanyi top Madura. Jadi para peserta betul-betul dilatih agar potensi yang dimiliki dapat dikembangkan dengan baik,” katanya.

Baca juga :  Pers Versus Asas Praduga Tidak Bersalah

Tidak sampai disitu, Klik Madura kemudian menggelae Fastival Banjari Habsy Madura Open. Pesertanya bukan hanya grup sholawat dari Madura, tapi juga dari beberapa kota besar seperti Surabaya, Kediri dan kota besar lainnya.

“Kami juga menggelar Broadcasting Goes to School (BTS), yaitu pelatihan videografi, fotografi dan public speaking di SMA se Pamekasan,” terang Bos MK.

Menurut dia, semua kegiatan yang dilakukan itu semata untuk berkontribusi terhadap kemajuan Madura. Anak-anak muda bertalenta terus dibina dan difasilitasi untuk menggapai cita-citanya.

“Sebagai anak yang baru lahir, Klik Madura butuh bimbingan dan dukungan dari semua pihak. Dukungan dari bapak bupati, forkopimda, legislatif dan semua pihak,” katanya.

Baca juga :  Lagi! Gerbong Mutasi Jabatan Strategis Terjadi di Polres Pamekasan

Bos MK menyampaikan, meski perusahaan lokal, Klik Madura bertekad mengabarkan informasi yang dibutuhkan masyarakat secara luas hingga mancanegara. “Sesuai motto kami, bawa Madura mendunia,” tandasnya. (diend)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru