Dua Tahun Penuh Cinta

- Jurnalis

Minggu, 16 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah Catatan sebagai Kado Ulang Tahun ke-2 Klik Madura.

Oleh: Sari Purwati, Direktur Klik Madura.

—–

BULAN Februari tahun 2025 Klik Madura genap berusia dua tahun. Tepatnya, tanggal 17 Februari yang disepakati sebagai tanggal keramat cikal bakal Klik Madura lahir. Tidak perlu saya ceritakan detail dari mana angka keramat itu namun yang pasti setiap angka sarat akan makna.

Entah kenapa, jika seseorang akan menghadapi pertambahan tahun biasanya identik dengan selebrasi, euforia, pesta atau tawa bahagia. Tapi bagi Klik Madura, tahun kedua ini seperti tahun yang penuh kekhawatiran.

Kenapa? jika dianalogikan sebagai manusia, usia 2 tahun adalah usia di mana seorang bayi harus disapih oleh ibunya.

Baca juga :  Khatamul Anbiya, Tangan Kiri Ali Khamenei, dan Anak-Anak di Surga

Dia sudah mandiri tidak bergantung dari air susu ibunya, masa di mana secara bertahap sudah merasakan berbagai asupan makanan yang biasa dirasakan oleh manusia pada umumnya.

Dia juga akan menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek, mulai dari aspek fisik, kemampuan sensorik dan motorik, hingga emosi dan sosial.

Artinya, setelah 2 tahun ini saya berharap Klik Madura mandiri dalam segala hal. Baik SDM, trust publik, system dalam manajemen, dan pastinya secara finansial (ini penting), hehehe.

Kekhawatiran lainnya adalah saya sendiri masih terngiang salah satu pesan teman seperjuangan yang lebih dulu terjun di bisnis media.

Dia mengatakan, jika dalam waktu 2 tahun perusahaan bisa bertahan menjalankan roda bisnis ini dengan sehat, maka percayalah tahun-tahun selanjutnya adalah pembuktian bahwa media itu layak diterima oleh masyarakat.

Baca juga :  Tahun 2025 Bintang 5 

Dua hal itu yang membuat saya menjadi menaruh banyak kekhawatiran saat memasuki tahun ke dua Klik Madura. Tapi, semua perasaan ini terlempar jauh ketika saya melihat betapa banyak dukungan berdatangan.

Betapa banyak kepercayaan yang terus mengalir deras seiring bertambahnya usia klik madura. Jujur saya hanya bisa berkata this is like dream comes true. 

Dua tahun, ratusan sekolah terekam dalam lensa Klik Madura, ratusan orang masuk dalam kamera podcast di kantor Klik Madura. Dan, yang paling membuat terharu adalah jutaan viewers mewarnai media sosial Klik Madura. Seperti cita-cita kita, menjadi media lokal yang mendunia.

Baca juga :  Aktualisasi Peranan Perempuan Masa Kini

Maka, tidak berlebihan jika di dua tahun Klik Madura saya ucapkan terimakasih untuk cinta, untuk kepercayaan dan kebersamaan yang terangkum sepanjang perjalanan kami. Terima kasih terus setia mendukung kami menjadi media lokal Madura yang terus tumbuh dan berkembang.

Terimakasih untuk membuang semua kekhawatiran dan merubahnya menjadi optimisme. Saya percaya, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak. Dari Madura untuk dunia, dari Madura untuk yang tercinta, Klik Madura.

Selamat Ulang Tahun Klik Madura. Mari kita berjuang hingga tetes darah penghabisan. Bismillah.. (*)

Berita Terkait

Kuasa dan Onanisme Republik
Menatap Cermin Sejarah, Menggali Gen Ketangguhan: Sebuah Refleksi Hari Kebangkitan Nasional
Hari Kebangkitan Nasional: Momentum Kebangkitan Masyarakat Sipil
Buku dan Tantangan Membaca di Era Banjir Informasi
Tak Ada Herder di Bibir Penguasa
Teks, Konteks, dan Antiklimaks
Peringatan World Press Freedom 2026, Momentum Menjadikan Jurnalis Adaptif dan Independen 
MH Said Abdullah Sang Mentor Sejati

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:28 WIB

Kuasa dan Onanisme Republik

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:21 WIB

Menatap Cermin Sejarah, Menggali Gen Ketangguhan: Sebuah Refleksi Hari Kebangkitan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:19 WIB

Hari Kebangkitan Nasional: Momentum Kebangkitan Masyarakat Sipil

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB

Buku dan Tantangan Membaca di Era Banjir Informasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:12 WIB

Tak Ada Herder di Bibir Penguasa

Berita Terbaru

Opini

Kuasa dan Onanisme Republik

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:28 WIB