PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 849 lulusan dari 13 program studi Universitas Madura (UNIRA) mengikuti Wisuda ke-37 Tahun 2026. Prosesi wisuda berlangsung di Hotel Odaita Pamekasan selama dua hari, mulai dari 24 hingga 25 Oktober 2026.
Dari total wisudawan tersebut, sebanyak 826 lulusan berasal dari program sarjana (S1), sedangkan 23 lainnya merupakan lulusan program magister (S2).
Wisuda yang berjalan dengan khidmat itu digelar di Ballroom Hotel Odaita, Pamekasan. Sejumlah tamu penting hadir. Salah satunya, Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman.
Dalam sambutannya, Rektor UNIRA, Dr. Drs. Ec. Gazali menyampaikan pentingnya penguatan integritas melalui kolaborasi dan inovasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan kampus berdampak.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan gelar akademik. Melainkan kampus harus mampu melahirkan sarjana yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Para sarjana baru ini tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Begitu pula kampus, harus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.
Gazali mengatakan bahwa UNIRA terus berupaya beradaptasi dengan perubahan dunia pendidikan, termasuk pergeseran dari semangat Kampus Merdeka menuju Kampus Berdampak.
“Upaya mewujudkan kampus berdampak harus ditopang oleh peningkatan mutu dan kemajuan institusi. Sehingga, perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi yang lebih luas,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah bekerja keras dan tekun dalam menyelesaikan pendidikan di UNIRA. Ia berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik.
“Jadilah pembelajar sejati. Teruslah belajar dan belajar. Wisuda ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk belajar lebih banyak dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tandasnya. (ibl/nda).














