Dua Saksi Diperiksa Polisi, Kasus Dugaan Pengrusakan Segel TK ABA IV Pamekasan Terus Bergulir

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum ahli waris tanah TK ABA IV, Zaini mendampingi dua orang saksi di Satreskrim Polres Pamekasan (ISTIMEWA).

Kuasa hukum ahli waris tanah TK ABA IV, Zaini mendampingi dua orang saksi di Satreskrim Polres Pamekasan (ISTIMEWA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus sengketa lahan TK ABA IV Pamekasan terus bergulir di meja hukum. Dua orang saksi, Saninti dan Buami, memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Pamekasan.

Mereka memberikan keterangan terkait laporan dugaan pengrusakan gembok dan banner di lokasi sengketa tersebut.

Keduanya menjalani pemeriksaan pada Selasa (8/9/2026). Pemanggilan saksi berkaitan dengan laporan yang diajukan ahli waris, Siti Nurul Aini Siska, terhadap pihak PD Muhammadiyah Pamekasan.

Saninti mengatakan, penyidik mengajukan kurang lebih 14 pertanyaan terkait peristiwa yang dilaporkan. Salah satu pertanyaan menyangkut keberadaan barang bukti yang disebut telah dirusak.

Baca juga :  Tidak Patut Ditiru, Tiga Anggota Polres Pamekasan Dipecat Gegara Narkoba dan Penggelapan

“Iya kami jawab tidak tahu kemana barang itu, karena kan yang merusak pihak PD Muhammadiyah. Juga gerbang yang di gembok itu yang di rusak pakai palu dan juga linggis,” ujarnya.

Kuasa hukum ahli waris, Zaini, mengatakan saksi juga dimintai keterangan mengenai keberadaan barang-barang yang disebut mengalami kerusakan. Namun, hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui keberadaan barang tersebut.

“Barang itu sampai saat ini tidak tahu ada dimana,” terangnya.

Menurut Zaini, peristiwa tersebut menyebabkan kliennya mengalami kerugian materiil. Keterangan mengenai kerugian itu juga telah disampaikan kepada penyidik Satreskrim Polres Pamekasan.

Baca juga :  Korban Dugaan Pelecehan di IAIN Madura Lebih dari Satu Orang

“Kami pasrahkan semuanya kepada penyidik. Biar penyidik yang bekerja,” tegasnya.

Sebelumnya, ahli waris Siti Nurul Aini Siska melakukan penggembokan di TK ABA IV Pamekasan pada Senin (24/8/2026) malam. Sehari kemudian, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, PD Muhammadiyah Pamekasan membuka paksa segel tersebut.

Peristiwa itu kemudian berujung pada pelaporan yang dilakukan ahli waris pada Rabu (26/8/2026).

Hingga kini, kasus sengketa lahan tersebut masih dalam proses penyelidikan di Polres Pamekasan. Penyidik masih meminta keterangan dari sejumlah pihak dan saksi terkait peristiwa yang dilaporkan. (enk/nda)

Baca juga :  Dugaan Mafia Solar Subsidi di Bangkalan Menguat, HMI Desak Polisi Bongkar SPBU dan Pemodal Besar

Berita Terkait

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Berita Terbaru