PAMEKASAN || KLIKMADURA – Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhammad Mardiono menyebut wilayah Madura memiliki kontribusi yang cukup baik terhadap ketahanan pangan nasional.
Hal itu disampaikan Mardiono saat berkunjung Menghadiri konsolidasi politik di kantor DPC PPP Pamekasan, Juma’at (4/9/2026).
Menurutnya, berdasarkan data terakhir, produksi pertanian berpotensi mengalami penurunan akibat kondisi kemarau panjang dan ancaman El Nino. Hal tersebut menjadi tantangan yang perlu diantisipasi pemerintah untuk menjaga produktivitas pertanian.
“Data terakhir memang diperkirakan akan mengalami penurunan produksi,” katanya.
Ketua DPP PPP itu mengatakan bahwa pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipasi agar sektor produksi pertanian tetap berjalan di tengah ancaman kemarau panjang.
“Saya akan terus melakukan koordinasi dengan kementerian maupun dinas pertanian terkait kondisi tersebut,” ucapnya.
Sebagai tangan kanan presiden dalam urusan ketahanan pangan, Mardiono menegaskan bahwa dirinya memiliki peran untuk mengoordinasikan sekaligus mendorong berbagai kebijakan yang dapat memperkuat sektor produksi pangan.
“Saya bukan pelaksana anggaran, tetapi saya adalah koordinator. Saya mendorong berbagai kebijakan untuk membackup langkah-langkah di sektor produksi pertanian agar tidak mengalami penurunan,” ucapnya.
Dalam pandangannya, Madura merupakan salah satu daerah yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan sehingga sektor pertanian di wilayah tersebut perlu terus mendapatkan dukungan.
“Madura termasuk penyumbang ketahanan yang baik. Oleh karena itu harus terus kita support,” tuturnya.
Mardiono juga meminta kepada generasi muda agar tidak meninggalkan dunia pertanian. Sebab menurutnya, peluang mendapatkan keuntungan tidak hanya berada pada kegiatan produksi, tetapi juga terbuka melalui bisnis pertanian hingga proses hilirisasi.
“Anak-anak muda jangan meninggalkan sektor pertanian. Banyak orang yang bisnis di sektor pertanian, termasuk hilirisasi dari pertanian, dan banyak yang berhasil,” tandasnya. (ibl/bda).














