Penggeledahan Kejari Menyasar Sejumlah Kantor Pemerintahan, Sekda Pamekasan Pastikan Pemkab Kooperatif

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Taufikurrachman saat diwawancarai sejumlah awak medi usai penggeledahan di kantor pemda. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Taufikurrachman saat diwawancarai sejumlah awak medi usai penggeledahan di kantor pemda. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penggeledahan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan yang menyasar sejumlah bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mendapat respons dari Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Taufikurrachman.

Menurutnya, Pemkab memilih kooperatif dan memberikan ruang kepada penyidik untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang tengah didalami.

Taufikurrachman mengatakan, kedatangan penyidik Kejari ke lingkungan Pemkab Pamekasan untuk mencari sejumlah berkas pendukung yang diperlukan dalam proses penyidikan lebih lanjut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti dokumen apa yang tengah dicari penyidik.

Baca juga :  Perjalanan Imam Agus Faizial, Alumni PSC Klik Madura yang Berhasil Raih Juara 3 Duta Genre Jatim

“Mereka kerja mau cari berkas-berkas pendukung untuk penyidikan lebih lanjut. Saya kurang tahu berkas apa yang dicari,” katanya usai penggeledahan.

Taufikurrachman mengatakan, Pemkab Pamekasan menghormati proses hukum yang dilakukan Kejari. Pemkab juga memastikan akan memberikan ruang dan fasilitas kepada penyidik selama proses hukum berlangsung.

“Kita saling menghormati, kita saling mendukung, jadi kita fasilitasi,” ujarnya.

Pemkab tidak dapat mencampuri proses penegakan hukum apabila perkara tersebut sudah menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Termasuk apabila nantinya penyidik menetapkan pihak tertentu sebagai tersangka.

“Kalau ada tersangka kita mau buat apa, itu sudah menjadi kewenangan kejaksaan,” ucapnya.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Raihan WTP Sebelas Kali Berturut-turut

Taufikurrachman mengaku, sejauh ini laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang disampaikan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak menunjukkan adanya persoalan. Namun, ia tidak ingin mengambil kesimpulan terhadap perkara yang tengah didalami penyidik.

“Sejauh ini tidak ada persoalan. Itu sudah kewenangan penyidik. Saya tidak bisa menyimpulkan apa pun, ya kita hanya bantu mereka perlu apa,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Ketua DPRD Pamekasan Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Jalan Bulangan Barat
Survei Lahan SR Permanen Pamekasan Belum Final, Kementerian PUPR Minta Akses Jalan Diperlebar
Usai Geledah Kantor Dinas PUPR, Kejari Pamekasan Lanjut Geledah Kantor Sekretariat Daerah
Geledah Dinas PUPR Pamekasan, Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan Bulangan Barat Senilai Rp2,9 Miliar
Kejari Pamekasan Geledah Kantor Dinas PUPR, Terkait Proyek Jalan Tahun 2025?
Dari Staf Hingga Kepala Bapperida, Dodid Kirnadi Kini Kawal Arah Pembangunan Pamekasan
Dinkes Pamekasan Dukung Karya Bakti TNI AD, Ratusan Pasien Katarak Ikuti Skrining hingga Operasi Gratis
Pengurus YJI Pamekasan Resmi Dilantik, Siap Perluas Gerakan Cegah Penyakit Jantung hingga Kalangan Remaja

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Ketua DPRD Pamekasan Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Jalan Bulangan Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Survei Lahan SR Permanen Pamekasan Belum Final, Kementerian PUPR Minta Akses Jalan Diperlebar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Penggeledahan Kejari Menyasar Sejumlah Kantor Pemerintahan, Sekda Pamekasan Pastikan Pemkab Kooperatif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Usai Geledah Kantor Dinas PUPR, Kejari Pamekasan Lanjut Geledah Kantor Sekretariat Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Geledah Dinas PUPR Pamekasan, Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan Bulangan Barat Senilai Rp2,9 Miliar

Berita Terbaru