Pesan Erros Djarot, Eks Politisi Senior PDI Perjuangan kepada MH. Said Abdullah: Jangan Telantarkan Madura

- Jurnalis

Minggu, 18 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, klikmadura.id – Eks Politisi Senior PDI Perjuangan Erros Djarot berkunjung ke Madura beberapa waktu lalu. Dia bertemu dengan sejumlah tokoh mendiskusikan seputar kekayaan alam Madura.

Dalam diskusi tersebut, Erros menyinggung soal kekayaan alam Madura yang melimpah. Terhadap puluhan corong minyak bumi dan gas (migas) yang dieksploitasi di laut Madura.

Kemudian, kekayaan alam lainnya seperti tembakau dan garam juga melimpah. Namun, kekayaan tersebut belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ironisnya, Madura masuk 10 besar kabupaten paling miskin di Jawa Timur. Bahkan, predikatnya meningkat menjadi miskin ekstrem. “Menurut saya bukan miskin ekstrem, tapi pemiskinan ekstrem,” katanya.

Baca juga :  Buku Berjudul "Sejarah BASSRA: Perjuangan Ulama Madura" Bakal Dibedah

Pria yang juga budayawan itu menyampaikan, dari segi sumber daya manusia (SDM), Madura juga tidak kekurangan. Banyak putra-putri Madura yang berhasil menduduki sejumlah jabatan strategis di pemerintah.

Salah satunya, MH. Said Abdullah, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang saat sekarang menjabat Ketua Badan Anggaran (Banggar). Dengan jabatan itu, mestinya ada keberpihakan anggaran terhadap masyarakat Madura.

Dengan demikian, Erros meminta Said Abdullah berpihak pada Madura. Jangan sampai, tanah kelahirannya ditelantarkan. “Jangan telantarkan Madura,” pesan Erros kepada Said Abdullah.

Penulis lagu Badai Pasti Berlalu itu bahkah memintan tokoh Madura mengadu jika Said Abdullah tidak berkontribusi terhadap Madura. Jika tidak melalukan apa-apa, politisi yang saat sekarang menjabat Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim itu akan dilaporkan ke Ibu Megawati.

Baca juga :  Berdalih Sering Dimarahi, Keponakan di Sampang Bantai Paman hingga Tewas 

“Bilang ke saya kalau (Said Abdullah) tidak berkontribusi untuk Madura, akan saya laporkan ke ibu Ketum, ibu Megawati,” tegasnya. (nis/diend)

Berita Terkait

Dari Era Kapur Tulis ke Era AI, FKIP UTM Tantang Calon Guru Tak Gagap Digital
Judi Online dan Narkoba Mulai Masuk Desa, PSBH FKIS UTM Turun Gunung
Dinas Perpustakaan Bangkalan Hadirkan Penulis Muda, Semangati Pelajar MTsN Bangkalan Gemar Literasi
PMR MTsN Bangkalan Borong Prestasi di Ajang WJP XXXI Jatim 2026
Dispusip Bangkalan Gelorakan Budaya Baca Bersama Pegiat Literasi
Dugaan Mafia Solar Subsidi di Bangkalan Menguat, HMI Desak Polisi Bongkar SPBU dan Pemodal Besar
Inovasi “Laut Jadi Cahaya” Antar Mahasiswa Elektro UTM Raih Bronze Medal PENA 2026
UTM Borong Penghargaan, Platinum Award UB Halal Metric 2026 Tegaskan Kampus Halal Berkelas Nasional

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:49 WIB

Dari Era Kapur Tulis ke Era AI, FKIP UTM Tantang Calon Guru Tak Gagap Digital

Senin, 11 Mei 2026 - 12:29 WIB

Judi Online dan Narkoba Mulai Masuk Desa, PSBH FKIS UTM Turun Gunung

Senin, 11 Mei 2026 - 05:48 WIB

Dinas Perpustakaan Bangkalan Hadirkan Penulis Muda, Semangati Pelajar MTsN Bangkalan Gemar Literasi

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:26 WIB

PMR MTsN Bangkalan Borong Prestasi di Ajang WJP XXXI Jatim 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:14 WIB

Dispusip Bangkalan Gelorakan Budaya Baca Bersama Pegiat Literasi

Berita Terbaru

Opini

Kuasa dan Onanisme Republik

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:28 WIB