Surat Cinta Untuk Pemimpin Pamekasan: Jangan Biarkan Keringat Rakyat Habis di Meja Birokrasi

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus DPD Gelora Pamekasan dalam suatu kegiatan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Pengurus DPD Gelora Pamekasan dalam suatu kegiatan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Dari: DPD Partai Gelora Pamekasan

Kepada Yth:

  1. Bupati Pamekasan (Selaku Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Daerah)
  2. Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pamekasan
  3. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Pamekasan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

Salam Sejahtera bagi kita semua,

Bapak Bupati, Sahabat di Banggar, dan Rekan-rekan di TAPD yang kami muliakan,

Surat ini kami tulis dengan rasa cinta yang mendalam kepada Pamekasan. Sebagai kawan berpikir dan partner perjuangan, kami ingin mengajak Bapak dan Ibu menatap lebih dalam dokumen KUA-PPAS 2027. Di dalamnya, tertulis narasi indah tentang “Percepatan Pembangunan Ekonomi” melalui 6 Fokus Utama.

Namun, ketika narasi itu kami sandingkan dengan angka-angka anggarannya, kami menemukan sebuah ironi: cinta pemerintah kepada rakyatnya dalam dokumen ini terasa begitu “bertepuk sebelah tangan”.

Baca juga :  Paripurna LKPJ 2025, DPRD Pamekasan Ingatkan Kinerja Awal Bupati Belum Maksimal

1. Kesenjangan Konseptual: Retorika vs Realita Anggaran

Secara konseptual, 6 fokus pembangunan (UMKM, Hilirisasi, Pangan, Investasi) sudah sangat tepat. Namun secara fiskal, prioritas tersebut masih terasa sebagai “hiasan” administratif ketika dibandingkan dengan dukungan anggaran yang menyertainya. Mari kita lihat perbandingan rasionya secara jujur:

2. Menguji Substansi: Target Abstrak vs Harapan Rakyat

Kami sangat menyayangkan bahwa target-target yang dipasang dalam fokus pembangunan ini masih bersifat abstrak dan administratif, jauh dari cita-cita penguatan ekonomi riil yang dibutuhkan rakyat.

Bapak Bupati dan Seluruh Pengambil Kebijakan

Hilirisasi tanpa industri fisik adalah kebohongan publik. Rakyat tidak butuh workshop di hotel; rakyat butuh mesin pengolah agar harga gabah dan ikan mereka tidak jatuh saat panen raya. Adalah sebuah Dosa Moral jika kita membiarkan biaya renovasi kantor dan perjalanan dinas lebih diprioritaskan daripada pembangunan pabrik pengolahan hasil tani dan nelayan.

Baca juga :  Dapur Warga Pademawu Roboh Dihantam Gempa, Kerugian Ditaksir Rp25 Juta

Melalui Surat Cinta ini, Partai Gelora Pamekasan mendesak Bapak Bupati, Banggar, dan TAPD untuk:

  1. Pangkas Massal Biaya Penunjang: Lakukan efisiensi minimal 30% pada Program Penunjang (Administrasi) di seluruh dinas teknis melalui tangan dingin TAPD.
  2. Realisasikan Hilirisasi Riil: Alihkan hasil pemangkasan tersebut untuk membangun Pabrik Pengolahan Pasca Panen dan Unit Cold Storage sebagai warisan nyata kepemimpinan Bapak Bupati.
  3. Redefinisi Indikator Kinerja: Tolak dan revisi PPAS jika indikator kinerjanya masih bersifat administratif. Desak target yang berbasis pada unit fisik dan pertumbuhan ekonomi riil.

Bapak dan Ibu sekalian,

Baca juga :  SDM Sekolah Rakyat di Pamekasan Masih Jauh dari Ideal

Jangan biarkan APBD kita hanya menjadi instrumen kenyamanan birokrasi. Mari kita buktikan bahwa 6 fokus utama ini bukan sekadar jargon, melainkan janji yang diterjemahkan ke dalam angka-angka yang benar-benar berpihak kepada rakyat.

Pamekasan tidak meminta janji yang lebih indah. Pamekasan menunggu keberanian Bapak dan Ibu untuk membuat anggaran benar-benar berpihak kepada mereka.

Pamekasan, 01 Agustus 2026

Hormat Kami,

DPD Partai Gelora Pamekasan

Berita Terkait

Kemarau Panjang dan Sejumlah Desa Dilanda Kekeringan, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa
Front One Azana Style Pamekasan Bersih-bersih Masjid Al Mukhlisin, Dorong Gerakan Peduli Tempat Ibadah
Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA-PPAS, APBD Perubahan 2026 Ditarget Rampung Bulan Ini
BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok Pamekasan Direncanakan Cair Bulan Ini
Sering Keluar Saat Jam Kerja, Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Diminta Dimutasi
Jenazah Rian Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka, Tinggalkan Istri Hamil Enam Bulan
Imigrasi Pamekasan Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bahas ABG hingga Aktivitas Olahraga
Unira dan Lapas Pamekasan Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembinaan Warga Binaan Berbasis Pertanian

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:58 WIB

Kemarau Panjang dan Sejumlah Desa Dilanda Kekeringan, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa

Jumat, 18 September 2026 - 08:34 WIB

Front One Azana Style Pamekasan Bersih-bersih Masjid Al Mukhlisin, Dorong Gerakan Peduli Tempat Ibadah

Kamis, 17 September 2026 - 10:40 WIB

Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA-PPAS, APBD Perubahan 2026 Ditarget Rampung Bulan Ini

Kamis, 17 September 2026 - 04:17 WIB

BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok Pamekasan Direncanakan Cair Bulan Ini

Rabu, 16 September 2026 - 06:46 WIB

Sering Keluar Saat Jam Kerja, Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Diminta Dimutasi

Berita Terbaru

Opini

Imajinasi Pemekaran Kabupaten Kepulauan Kangean

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:55 WIB