Duta Genre Disiapkan Jadi Garda Depan Indonesia Emas 2045, Pemkab Sampang Fokus Cetak Remaja Berkualitas

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda Genre Kabupaten Sampang Evi Slamet Junaidi foto bersama para finalis Duta Genre 2026. (KLIKMADURA)

Bunda Genre Kabupaten Sampang Evi Slamet Junaidi foto bersama para finalis Duta Genre 2026. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui Program Generasi Berencana (Genre) sebagai upaya menyongsong bonus demografi dan Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Sampang 2026 yang digelar di Pendopo Trunojoyo, Selasa (28/7/2026).

Ajang tersebut tidak sekadar memilih pasangan putra-putri terbaik sebagai Duta Genre. Para finalis dipersiapkan menjadi agen edukasi yang mampu menyampaikan berbagai isu strategis kepada kalangan remaja, mulai dari kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan usia dini, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga perencanaan masa depan.

Kegiatan itu dihadiri Bunda Genre Kabupaten Sampang Evi Slamet Junaidi, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, para kepala sekolah pendamping, serta puluhan finalis yang telah melewati serangkaian tahapan seleksi.

Baca juga :  Penerimaan Pajak Tembus 95 Persen, KPP Pratama Pamekasan Optimistis Capai Target

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang dr. Dwi Herlinda Lusi Harini mengatakan, Program Genre merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membentuk generasi muda yang sehat, produktif, dan memiliki perencanaan hidup yang matang.

Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) agar remaja memiliki bekal dalam merencanakan pendidikan, karier, hingga kehidupan berkeluarga secara bertanggung jawab.

“Pemilihan Duta Genre ini bertujuan mencari figur motivator yang terampil, berkarakter, dan bertakwa sehingga dapat menjadi role model bagi rekan sebayanya. Keterlibatan aktif remaja juga menjadi langkah preventif yang strategis dalam merespons perhatian publik terkait penanganan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sampang,” ujar dr. Dwi Herlinda Lusi Harini.

Baca juga :  Tender Proyek Smart Room Sampang Rp 3,4 Miliar Dinilai Janggal, Diduga Terjadi Kongkalikong

Bunda Genre Kabupaten Sampang Evi Slamet Junaidi mengingatkan, para finalis memiliki tanggung jawab besar setelah mengikuti ajang tersebut. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

“Sebagai Duta Genre, kalian akan menjadi agen perubahan. Kalian harus mampu mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya pendidikan, kesehatan reproduksi, bahaya napza, pencegahan pernikahan usia dini, serta pentingnya membangun keluarga yang sehat dan sejahtera,” tegasnya.

Sebelum tampil di babak grand final, seluruh peserta mengikuti proses seleksi selama lebih dari satu bulan. Tahapan dimulai dari pendaftaran dan seleksi administrasi pada 24 Juni hingga 10 Juli 2026, dilanjutkan tes tertulis secara daring, wawancara tahap pertama, hingga wawancara akhir.

Baca juga :  Jasad Bayi yang Ditemukan di Kamar Mandi RSUD Sampang Ternyata Hasil Hubungan Gelap

Dari total 83 peserta tingkat SMA dan SMK sederajat, panitia akhirnya menetapkan 10 pasang finalis putra dan putri untuk tampil pada malam grand final.

Seluruh finalis dinilai tidak hanya berdasarkan kemampuan akademik, tetapi juga kepemimpinan, komunikasi, wawasan, dan kepedulian terhadap persoalan remaja.

Pemkab Sampang berharap Pemilihan Duta Genre tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Para duta yang terpilih diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta mendukung terwujudnya Sampang yang lebih maju menuju Indonesia Emas 2045. (ali/nda)

Berita Terkait

Dipicu Asmara Tak Direstui, Bentrok Berdarah Tiga Orang Pecah di Sampang
Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut
Dokter RSUD dr. Mohammad Zyn dan Juru Parkir Diciduk Kasus Dugaan Sabu, Manajemen Siapkan Sanksi Pemecatan
Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural
Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan
Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat
Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan
TNI Kebut Pembangunan Sumur Bor dan Tandon di Desa Panyepen Sampang

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:37 WIB

Duta Genre Disiapkan Jadi Garda Depan Indonesia Emas 2045, Pemkab Sampang Fokus Cetak Remaja Berkualitas

Senin, 27 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dipicu Asmara Tak Direstui, Bentrok Berdarah Tiga Orang Pecah di Sampang

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:51 WIB

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Dokter RSUD dr. Mohammad Zyn dan Juru Parkir Diciduk Kasus Dugaan Sabu, Manajemen Siapkan Sanksi Pemecatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:25 WIB

Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural

Berita Terbaru