PAMEKASAN || KLIKMADURA – Alokasi anggaran pemeliharaan jalan berkala di Kabupaten Pamekasan tahun anggaran 2026 cukup besar. Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan menganggarkan dana sekitar Rp 10,7 miliar dari APBD.
Berdasarkan data SIRUP, Total dana Rp 10,7 miliar terpecah ke dalam 30 paket kegiatan pemeliharaan jalan berkala dengan besaran nilai bervariasi. Paket terkecil tercatat sekitar Rp 200 juta, sementara paket terbesar mencapai Rp 1,6 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pamekasan, Tri Gunawan menyampaikan bahwa seluruh paket kegiatan tersebut masih berada pada tahap perencanaan awal. Menurutnya, Program pemeliharaan jalan berkala akan difokuskan pada ruas jalan kabupaten yang mulai mengalami penurunan kualitas, namun belum masuk kategori rusak berat.
“Masih perencanaan awal. Untuk realisasinya masih nunggu perkembangan lebih lanjut, karena masih ada kendala kenaikan harga BBM dan aspal,” katanya.
Tri mengatakan bahwa hingga saat ini belum bisa dipastikan kapan pekerjaan akan dimulai. Termasuk kemungkinan adanya penyesuaian anggaran maupun perubahan sasaran lokasi yang telah direncanakan.
“Belum tahun ini. Kami masih akan berkoordinasi dengan pimpinan dan aparat pengawasan intern pemerintah (APIP),” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Achmad Fauzi mengatakan bahwa pemeliharaan jalan berkala harus dimanfaatkan secara optimal. Pihaknya meminta agar dinas terkait membuat sekala prioritas yang jelas.
“Jangan sampai keterbatasan anggaran selalu menjadi alasan lambannya penanganan jalan rusak. Kami selalu menekankan agar pemanfaatan anggaran peningkatan jalan benar-benar optimal. Kalau lokasinya sudah ditetapkan, maka harus segera dikerjakan,” tandasnya. (ibl/nda).













