Lima Ruas Jalan di Pamekasan Kembali Diusulkan Masuk Program IJD

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara melintas di Jalan Raya Ceguk, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Pengendara melintas di Jalan Raya Ceguk, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali mengajukan usulan perbaikan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun ini.

Ada lima ruas yang kembali diusulkan. Yakni, ruas jalan Bajur–Sana Laok, Bheltok–Palengaan Laok, Panglegur–Ceguk, Bandaran–Gro’om, serta Palengaan–Pangereman.

Namun hingga kini, proses pengusulan belum bisa dilakukan lantaran aplikasi Sistem Informasi Teknis Infrastruktur dan Air Minum (SiTIA) yang menjadi pintu masuk usulan IJD belum dibuka oleh pemerintah pusat.

“Karena ini pengusulan secara nasional, biasanya menunggu pengumuman dari Kementerian PUPR RI terkait dibukanya aplikasi tersebut,” terang Kabid Binamarga Dinas PUPR Pamekasan, Tri Gunawan.

Baca juga :  PC Muslimat NU Pamekasan Gelar Penampilan Massal Tunas NU, Meriahkan HSN dan Sumpah Pemuda

Tri menjelaskan, setelah aplikasi dibuka, pihaknya akan segera melakukan penginputan data lima ruas jalan tersebut. Untuk penentuan lokasi prioritas, Dinas PUPR masih akan berkoordinasi dengan Bupati Pamekasan.

Ia menyebut besar kemungkinan lokasinya tidak jauh berbeda dengan usulan tahun sebelumnya. Terkait nominal anggaran yang diusulkan, Tri menyebut pihaknya belum melakukan perhitungan detail.

“Kami belum menghitung berapa kebutuhan anggarannya. Yang jelas akan kami usulkan sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Achmad Fauzi, menegaskan komitmen legislatif untuk mendukung penuh langkah eksekutif. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar usulan daerah mendapat perhatian pemerintah pusat.

Baca juga :  Dinas PUPR Pamekasan Akui Ada Jalan 20 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

“Untuk teknis kami pasrahkan kepada dinas. Legislatif juga bergerak, termasuk membangun komunikasi dengan anggota Komisi V DPR RI yang bermitra dengan Kementerian PUPR,” jelas politisi Partai Demokrat tersebut.

Fauzi menambahkan, keberhasilan IJD tahun lalu pada ruas Palengaan Laok–Tlambah juga tidak lepas dari komunikasi politik antara kader Demokrat dan pemerintah pusat.

“Jadi ayo bersama-sama bangun komunikasi, baik dengan pemerintah pusat maupun provinsi,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan
FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:56 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran

Selasa, 29 September 2026 - 09:54 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Berita Terbaru