PAMEKASAN || KLIKMADURA – Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang, kepastian lokasi untuk SRMP 29 Pamekasan masih belum final.
Hingga kini, pemerintah daerah masih terus mencari lahan yang dinilai layak untuk pembangunan sekolah tersebut.
Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, bahkan turun langsung meninjau sejumlah titik, salah satunya di wilayah Kecamatan Pakong. Namun, dari beberapa lokasi yang disurvei, belum ada yang memenuhi kriteria untuk ditetapkan sebagai lokasi permanen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrahman, mengungkapkan, hingga saat ini belum ada lahan yang benar-benar final. Sejumlah lokasi masih dalam tahap survei dan harus melalui koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.
“Terakhir kemarin ada di lokasi PUPR, karena Bupati inginnya memang berada di titik tengah, sehingga murid dari wilayah selatan dan utara tidak terlalu jauh,” jelasnya.
Menurut Taufik, beberapa usulan lokasi seperti di Kecamatan Pegantenan dan Pakong belum mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.
Salah satu kendalanya adalah kondisi tanah yang tidak rata sehingga membutuhkan biaya tambahan untuk proses pengerukan.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap menargetkan pembangunan dapat dimulai tahun ini. Jika lahan yang sesuai sudah ditemukan, pengajuan anggaran akan dilakukan melalui perubahan anggaran.
“Target tahun ini ada. Ini sudah berusaha, hanya saja memang belum ada yang cocok,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Pamekasan akan mengikuti seluruh keputusan pemerintah pusat, mengingat program SR merupakan bagian dari program strategis nasional.
Namun, terkait regulasi teknis, khususnya penarikan fasilitas dan warga SR ke daerah yang sudah siap, pihaknya mengaku belum menerima petunjuk lebih lanjut.
“Intinya program strategis nasional kita ikut. Cuman regulasi yang penarikan itu saya belum dapat,” terangnya.
Sementara itu, Kepala SRMP 29 Pamekasan, Aisyah Minarni Mukti, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengikuti kebijakan pemerintah. Ia berharap proses pencarian lahan segera rampung agar pembangunan bisa segera dilakukan.
“Kami siap mau bagaimanapun itu nanti. Semoga saja bisa cepat menemukan lahan agar segera dibangun juga,” tandasnya. (enk/nda)













