Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara melintas di depan RS Larasati Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pengendara melintas di depan RS Larasati Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sistem rujukan pasien di Pamekasan menjadi sorotan. Pemicunya, karena ibu melahirkan atas nama Horidatus Saadah, warga Desa Kacok, Kecamatan Palengaan mengalami keterlambatan penanganan akibat dokter spesialis di rumah sakit rujukan tidak ada.

Bidan Desa Kacok, Riski menjelaskan, pasien awalnya dirujuk dari Puskesmas Larangan Badung ke RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan (Smart). Namun setibanya di rumah sakit tersebut, dokter spesialis yang dijadwalkan menangani pasien tidak berada di tempat.

“Sesampainya di RSUD Smart pasien sempat ditangani. Tetapi karena membutuhkan tindakan operasi dan dokter spesialisnya tidak ada, penanganan tidak bisa dilanjutkan,” katanya, Sabtu (11/4/2026).

Baca juga :  Genap Berusia Satu Abad, Pengasuh Berharap Ponpes Al-Falah Mampu Mengikuti Perkembangan Zaman

Pasien kemudian diarahkan ke RS Larasati. Namun kondisi serupa kembali terjadi. Dokter spesialis kandungan di rumah sakit tersebut tidak ada. Informasinya, dokter tersebut sedang mengikuti pelatihan.

“Pasien akhirnya dilarikan ke RSIA Puri Bunda untuk mendapatkan tindakan medis,” ucapnya.

Riski mengatakan, pasien memiliki kondisi medis serius berupa pembukaan lengkap dengan diagnosa panggul sempit, sehingga tidak memungkinkan dilakukan persalinan di puskesmas.

“Alhamdulillah, di RSIA Puri Bunda pasien ditangani dengan baik sehingga kondisinya aman,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Pamekasan Dapil II, Maltuful Anam, menyayangkan kejadian tersebut. Ia menilai sistem rujukan belum berjalan optimal, terutama dalam memastikan ketersediaan dokter spesialis di rumah sakit tujuan.

Baca juga :  Membanggakan! RSUD Smart Pamekasan Raih Penghargaan Sisrute Terbaik

“Spesialis kandungan seharusnya bisa dilihat jadwalnya. Jika dokter yang bersangkutan tidak ada, mengapa tidak dilimpahkan kepada dokter spesialis lain yang tersedia,” tuturnya.

Ia menegaskan, keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan, terutama pada kasus kegawatdaruratan seperti persalinan berisiko tinggi.

Menurutnya, rumah sakit rujukan tidak boleh menerima pasien jika sejak awal diketahui dokter spesialis yang dibutuhkan tidak siap.

“Jangan sampai pasien dipingpong dalam kondisi kritis. Sistem rujukan ini harus jelas dan tegas, siapa rumah sakit yang siap, siapa dokter yang bertugas, sehingga tidak membahayakan nyawa pasien,” tandasnya (ibl/nda).

Baca juga :  Rayakan 10 Muharram 1447 Hijriyah, Yayasan Pendidikan Nurul Islam Qolbun Salim Bangkalan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

SKK Migas-Medco Energi Gandeng Wartawan Pamekasan Kupas Industri Hulu Migas hingga Ketahanan Energi Nasional
Mengabdi di Desa Pagagan, Mahasiswa KKN Unira Usung Digitalisasi Potensi Lokal dan Pengelolaan Sampah
SMKN 2 Pamekasan Libatkan TNI-Polri dalam MPLS, Perkuat Disiplin Tanpa Perploncoan
TK Shirojut Tolibin Gelar MPLS Ramah Anak, Bunda PAUD Palengaan Tekankan Pentingnya Pendidikan Sejak Usia Dini
Raperda SOTK Pemkab Pamekasan Dinilai Masih Mentah, DPRD Desak Eksekutif Serahkan Kajian Akademik
360 Siswa Baru SMAN 2 Pamekasan Ikuti MPLS, Sekolah Fokus Bentuk Karakter dan Kembangkan Minat Bakat
SMKN 1 Tlanakan Pastikan MPLS Ramah, Tak Ada Bullying dan Aturan yang Membebani Siswa
SMAN 3 Pamekasan Awali MPLS Ramah Bersama Gubernur Jatim, 360 Siswa Baru Siap Dibina Jadi Generasi Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:11 WIB

SKK Migas-Medco Energi Gandeng Wartawan Pamekasan Kupas Industri Hulu Migas hingga Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:58 WIB

Mengabdi di Desa Pagagan, Mahasiswa KKN Unira Usung Digitalisasi Potensi Lokal dan Pengelolaan Sampah

Senin, 13 Juli 2026 - 13:26 WIB

SMKN 2 Pamekasan Libatkan TNI-Polri dalam MPLS, Perkuat Disiplin Tanpa Perploncoan

Senin, 13 Juli 2026 - 13:21 WIB

TK Shirojut Tolibin Gelar MPLS Ramah Anak, Bunda PAUD Palengaan Tekankan Pentingnya Pendidikan Sejak Usia Dini

Senin, 13 Juli 2026 - 08:05 WIB

360 Siswa Baru SMAN 2 Pamekasan Ikuti MPLS, Sekolah Fokus Bentuk Karakter dan Kembangkan Minat Bakat

Berita Terbaru