PAMEKASAN || KLIKMADURA – Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati KH. Kholilurrahman dan Wabup H. Sukriyanto, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menyoroti sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan dan dikurangi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, dalam satu tahun pertama kepemimpinan bupati, masih terdapat pekerjaan rumah yang belum tertuntaskan secara optimal.
Salah satu yang paling mendesak adalah percepatan reformasi birokrasi, khususnya pengisian jabatan definitif di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang hingga kini masih dipimpin pelaksana tugas (Plt).
“Dalam satu tahun ini, reformasi birokrasi harusnya sudah lebih cepat. OPD yang masih dijabat Plt terlalu lama akan berdampak pada efektivitas kinerja dan pelayanan publik,” katanya.
Politisi dari partai berlambang ka’bah itu menekankan perlunya fokus yang lebih tajam pada program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Bahkan, ia mengingatkan agar pemerintah daerah mengurangi agenda seremonial yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan bagi rakyat.
“Yang perlu dikurangi adalah kegiatan seremonial yang tidak berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Pemerintah harus lebih fokus pada kerja substansial,” ujarnya.
Ali Masykur menilai bahwa gaya komunikasi bupati dengan legislatif sempat berjalan sendiri-sendiri diawal kepemimpinannya, namun sejak pertengahan satu tahun pertama memimpin sudah mulai menunjukkan keseimbangan.
“Komunikasi sudah jauh lebih baik dibandingkan awal memimpin. Ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar kebijakan daerah berjalan lebih efektif,” tandasnya. (ibl/nda).














