Angin Kencang Terjang Pamekasan, 26 Desa di 7 Kecamatan Terdampak

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Pamekasan mengevakuasi barang-barang milik warga yang tertimpa pohon tumbang. (BPBD PAMEKASAN FOR KLIKMADURA)

Petugas BPBD Pamekasan mengevakuasi barang-barang milik warga yang tertimpa pohon tumbang. (BPBD PAMEKASAN FOR KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pamekasan pada Kamis (5/3/2026). Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah rumah rusak, pohon tumbang, hingga tiang listrik roboh di berbagai titik.

Data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan menunjukkan, sedikitnya 26 desa dan kelurahan di tujuh kecamatan terdampak peristiwa tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Achmad Dhofir Rosidi mengatakan, laporan dampak kerusakan terus berdatangan hingga malam hari. Namun, tidak semua lokasi bisa langsung diperiksa oleh petugas di lapangan.

“Jumlah personel kami terbatas, sehingga tidak semua desa atau kelurahan yang terdampak bisa langsung dilakukan assessment,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga :  Pembangunan Mako Polres Pamekasan Dimulai, Irwasda Polda Jatim: Kantor Ini Milik Masyarakat

Di Kecamatan Tlanakan, tercatat tujuh desa mengalami dampak angin kencang. Di antaranya, Desa Ambat dan Desa Larangan Tokol yang dilaporkan mengalami pohon tumbang. Sementara di Desa Larangan Slampar, pohon tumbang menimpa rumah warga.

Kerusakan rumah juga dilaporkan terjadi di Desa Dabuan, Desa Kramat, dan Desa Terrak. Sementara itu, di Kecamatan Pademawu terdapat dua desa yang terdampak.

Yakni, Desa Sumedangan yang mengalami pohon tumbang serta Desa Tanjung yang dilaporkan mengalami pohon tumbang dan kerusakan rumah.

Wilayah Kecamatan Pamekasan menjadi daerah dengan laporan terbanyak. Terdapat 10 desa dan kelurahan yang terdampak, di antaranya Kelurahan Patemon, Desa Teja Timur, dan Desa Bettet.

Baca juga :  Bawaslu Pamekasan: Money Politic Haram!!

Di Desa Bettet, tiang listrik dilaporkan roboh akibat terpaan angin. Sedangkan di sejumlah wilayah lain seperti Kelurahan Kowel, Barurambat Kota, Lawangan Daya, Kolpajung, Jalmak, dan Bugih juga dilaporkan terjadi pohon tumbang serta kerusakan bangunan.

Bahkan, bangunan SMA Negeri 4 Pamekasan dilaporkan ikut terdampak.

Di Kecamatan Proppo, lima desa juga mengalami kerusakan. Yakni Desa Samiran, Candi Burung, Toket, Batukalangan, dan Jambringin. Sebagian besar kerusakan berupa rumah warga yang rusak serta pohon tumbang.

Sementara di Kecamatan Galis hanya Desa Konang yang dilaporkan mengalami kerusakan rumah.

Baca juga :  PLN Grup Jatim Gelar Forum Multistakeholder, Angkat Tema Sinergi Satu Energi Menuju Madura Lebih Terang dan Sejahtera

Di Kecamatan Palengaan, dua desa terdampak yakni Desa Angsanah dan Desa Poto’an Laok.

Adapun di Kecamatan Kadur, laporan kerusakan terjadi di Desa Kadur dengan kategori kerusakan ringan pada rumah warga.

Dhofir menegaskan, proses pendataan masih terus dilakukan oleh tim BPBD. Petugas juga terus melakukan penanganan di lokasi yang terdapat pohon tumbang.

“Assessment masih terus berlangsung, terutama di lokasi yang dilaporkan terjadi pohon tumbang,” katanya. (nda)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait
Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring
Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026
Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang
Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel
Ketua DPRD Apresiasi PKS Pantai Jumiang, Dorong Pemkab Lebih Kreatif Genjot PAD
Pantai Jumiang Dikelola Tanpa Dana APBD, Bupati Pamekasan Uji Komitmen Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:01 WIB

Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:57 WIB

Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel

Berita Terbaru