PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kabupaten Pamekasan, Mohammad Saedy Romli, berbagi keilmuan seputar politik hukum anggaran dalam kajian Ramadan yang digelar DPW Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA) Pamekasan.
Kegiatan yang diikuti seluruh anggota IMABA itu mengusung tema Politik Hukum Anggaran. Diskusi berlangsung dinamis, dengan mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait sumber dan arah kebijakan anggaran daerah.
Edy—sapaan akrab Mohammad Saedy Romli—mengapresiasi inisiatif mahasiswa mengangkat tema tersebut. Menurutnya, politik anggaran merupakan isu strategis yang memang layak dikaji secara mendalam oleh kalangan akademisi.
“Ini bagus sekali temanya. Kita bisa memahami macam-macam sumber anggaran dan peruntukannya. Ada APBD, TKD, DAK, pokir dewan dan sebagainya. Mahasiswa harus tahu itu,” terangnya.
Ia menekankan, mahasiswa memiliki peran penting sebagai kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah. Pemahaman terhadap struktur dan mekanisme anggaran dinilai krusial agar kritik yang disampaikan berbasis data dan regulasi.
Edy juga menyinggung dinamika politik anggaran di daerah. Menurutnya, tidak sedikit program yang telah dirancang pada periode kepemimpinan sebelumnya, kemudian dihapus saat terjadi pergantian kepala daerah. Hal tersebut, kata dia, menjadi bagian dari strategi politik anggaran.
“Teman-teman mahasiswa perlu memahami mana program yang memang prioritas, mana yang dihapus dan apa alasannya. Itu bagian dari dinamika politik hukum anggaran,” tegasnya.
Pria yang mengaku lahir dari rahim IMABA itu mengaku bangga melihat perkembangan pemikiran kader organisasi tersebut. Ia berharap semangat intelektual dan daya kritis mahasiswa terus dirawat.
“Ini harus dirawat dan didukung, baik secara materiil maupun nonmateriil,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPW IMABA Pamekasan, Ach. Zeyedi, menyampaikan terima kasih atas kesediaan Edy mengisi kajian Ramadan. Menurutnya, pengalaman Edy sebagai mantan aktivis sekaligus anggota DPRD Pamekasan menjadi nilai tambah dalam diskusi tersebut.
“Beliau mantan aktivis, sekarang menjadi anggota DPRD Pamekasan. Kami rasa Bang Edy sangat tepat mengisi diskusi dengan tema politik hukum anggaran,” tandasnya. (enk/nda)














