Pesan Ketua DPRD Pamekasan Saat Wisuda Ponpes Dubaja Baled Dajah, Santri: Sekali Angan-angan Terpatri Runing Terus Tanpa Henti

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur (jaket hitam) bersama Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman (baju putih) beserta sejumlah anggota DPRD Pamekasan saat menghadiri wisuda santri Ponpes Dubaja Baled Dajah. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur (jaket hitam) bersama Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman (baju putih) beserta sejumlah anggota DPRD Pamekasan saat menghadiri wisuda santri Ponpes Dubaja Baled Dajah. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pondok Pesantren Darul Ulum II Baled Dhajah (Dubaja) Islamic Boarding School sukses menggelar wisuda ke-XIX, Selasa (3/2/2026) malam.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah di lingkungan pondok pesantren, di Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan.

Sebanyak 165 santriwan dan santriwati mengikuti prosesi wisuda tahun ini. Para wisudawan berasal dari berbagai lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Ponpes Dubaja.

Di antaranya, program Tahfidzul Quran, Maktubah (program baca kitab), Madrasah Diniyah Tarbiyatul Adfal (MDTA), Sekolah Tarbiyatul Muta’allimin (STM).

Prosesi wisuda dikemas secara megah dengan berbagai penampilan kreasi santri. Mulai dari pemutaran film pendek karya santri, tarian tradisional, hingga lantunan sholawat yang membuat sejuk suasana acara.

Baca juga :  Percepat Pembangunan Ekonomi Desa, PKDI Pamekasan Dukung Penuh Koperasi Merah Putih

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan santri, wali murid, tokoh masyarakat, dan para kiai. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman dan Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur.

Kemudian, anggota DPRD Pamekasan Munaji, Juma’ah, Armidin, Bukhari, serta Abdur Rasyid Shaleh yang merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Ulum II Baled Dhajah.

Santri Ponpes Dubaja Baled Dajah mengikuti acara wisuda dengan khidmat. (KLIKMADURA)

Mudirul Ma’had Dubaja Islamic Boarding School, Kiai Abdus Salam, S.Pd., menegaskan bahwa Pondok Pesantren Dubaja terus berkomitmen mencetak santri yang unggul secara keilmuan, spiritual, dan akhlak.

Baca juga :  Korban Penganiayaan Kapas Kolpajung Enggan Berdamai 

“Wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian santri di tengah masyarakat. Kami ingin santri Dubaja memiliki bekal ilmu agama yang kuat, keterampilan yang hebat dan akhlakul karimah yang terus melekat,” katanya saat sambutan.

Kiai Abdus Salam menjelaskan bahwa nama Dubaja memiliki makna filosofis yaitu dua baja, yang mencerminkan perjuangan dua tokoh pendiri Pondok Pesantren Baled Dhajah, yakni almarhum Kiai Sholihuddin dan almarhum Kiai Usman.

“Dari perjuangan beliau, Dubaja terus kuat dan alhamdulillah terus berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam yang mengintegrasikan pendidikan diniyah, Al-Qur’an, dan keterampilan santri.” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur menekankan pada pentingnya menjaga tradisi keilmuan di pesantren. Menurutnya, Dubaja harus terus dijaga sebagai ruang tumbuhnya cita-cita besar santri.

Baca juga :  Mengenal Pondok Pesantren Banyuanyar, Tertua di Pamekasan dan Pelopor Ponpes di Tapal Kuda Jawa Timur

“Sekali santri terpatri, running terus tanpa henti. Dari pesantren inilah santri berlari dari kebodohan menuju kecerdasan,” ucapnya di hadapan ratusan wali murid dan santri.

Ia berharap Pondok Pesantren Baled Dhajah mampu menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan ilmu-ilmu yang relevan. Meski berada di wilayah pinggiran, namun kualitas keilmuan santri Dubaja tidak boleh kalah saing dengan pesantren lain.

“Baled Dajah boleh disebut pondok pinggiran dan santrinya santri pinggiran, tetapi dalam hal keilmuan tidak kalah saing. Semoga ilmu yang diperoleh para santri bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG
1.000 Murid SMP di Pamekasan Bakal Dapat Beasiswa, Disdikbud Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu per Anak
Tak Main-Main, Polres Pamekasan Sita 582 Motor dari Aksi Balap Liar
Bakti Faiza Sentuh Warga Pagentenan, Ratusan Pasien Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Pamekasan Gagal Berangkat
KBIHU Al-Hilal Berangkatkan 135 Jamaah Haji, Kloter 73 Jadi yang Paling Awal Berangkat
Pemkab Pamekasan Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji, Bupati Ingatkan Jangan Forsir Fisik
Khawatir Konflik Nelayan Branta Tinggi-Gili Raja Meluas, ANI Pamekasan Ngadu Komisi IV DPR RI

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:16 WIB

PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:49 WIB

1.000 Murid SMP di Pamekasan Bakal Dapat Beasiswa, Disdikbud Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu per Anak

Senin, 11 Mei 2026 - 05:41 WIB

Tak Main-Main, Polres Pamekasan Sita 582 Motor dari Aksi Balap Liar

Senin, 11 Mei 2026 - 00:17 WIB

Bakti Faiza Sentuh Warga Pagentenan, Ratusan Pasien Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:44 WIB

Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Pamekasan Gagal Berangkat

Berita Terbaru

Ketua Satgas MBG Pamekasan, H. Sukriyanto berbincang dengan para pengurus PMMKP di Desa Mapper, Kecamatan Proppo, Pamekasan. (ISTIMEWA)

Pamekasan

PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:16 WIB