PAMEKASAN | KLIKMADURA – Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tunggal di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.
Insiden nahas tersebut merenggut nyawa Sumriyeh (60), warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan.
Peristiwa itu terjadi saat Sumriyeh dibonceng Halimatus Sakdiyah. Keduanya diduga hampir menjadi korban penjambretan.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor yang dikendarai Halimatus Sakdiyah oleng dan menabrak tiang penyangga toko di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Polres Pamekasan, Ipda Slamet Riadi, menjelaskan bahwa sepeda motor dengan nomor polisi M 3863 CC melaju dari arah barat ke timur.
Saat melintas di lokasi kejadian, tas milik korban ditarik oleh pengendara sepeda motor lain dari arah belakang sebelah kanan.
“Tarikan tersebut membuat pengendara tidak bisa menguasai kendaraannya hingga oleng dan menabrak tiang penyangga toko,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari rekaman CCTV yang beredar terlihat kejadian berlangsung sangat cepat. Sumriyeh yang dibonceng meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
“Iya, bisa dicek di CCTV. Kejadiannya sangat cepat, dan korban yang dibonceng meninggal di lokasi,” jelasnya.
Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan penjambretan perhiasan emas, Ipda Slamet mengaku pihaknya belum dapat memastikan.
Berdasarkan keterangan Halimatus Sakdiyah, perhiasan emas disimpan di kantong sepeda motor sebelah kiri, sementara uang tunai berada di dalam jok motor.
Namun, saat dilakukan olah TKP lanjutan, polisi tidak menemukan perhiasan maupun uang tunai tersebut.
“Saya tidak banyak bertanya karena kondisi korban masih syok. Terkait dugaan penjambretan, itu bukan ranah saya dan masih ditindaklanjuti oleh kepolisian, termasuk Satreskrim,” tandasnya. (enk/nda)














