APBD 2026 Menyusut, Bupati Pamekasan Prioritaskan Infrastruktur Desa

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman saat diwawancara sejumlah awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman saat diwawancara sejumlah awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA -Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2026 menyusut dari tahun sebelumnya.

Meski demikian, Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman tetap optimis terhadap keberlanjutan pembangunan daerah. Khususnya, di bidang pembangunan infrastruktur.

KH. Kholilurrahman mengatakan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat.

Program prioritas yang langsung menyentuh kepentingan publik harus tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah.

“Program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat harus tetap terpenuhi. Pembangunan harus menyebar di 13 kecamatan,” katanya.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Nunggak Pembayaran BPJS Kesehatan Rp 41 Miliar, Pelayanan UHC Terancam Dihentikan!

Mantan Anggota DPR RI itu menekankan bahwa pembangunan infrastruktur akan difokuskan pada desa-desa yang selama ini masih minim tersentuh pembangunan.

Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Pamekasan dapat terus berjalan meski di tengah tekanan fiskal.

“Saya menekankan pembangunan infrastruktur di 13 kecamatan dimulai dari desa yang paling belum tersentuh pembangunannya,” ujarnya.

Diketahui, kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada tahun 2026 mengalami penurunan cukup signifikan.

Hal itu diakibatkan oleh pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp200 miliar.

Baca juga :  Jelang Hitung Ulang, KPU Pamekasan Pindahkan 15 Kotak Surat Suara ke Mapolda Jatim

Akibat pemotongan tersebut, APBD Pamekasan Tahun Anggaran 2026 tercatat sebesar Rp1,9 triliun. Angka itu menyusut dibandingkan APBD tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,2 triliun. (ibl/nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru