Sama-sama Ketua Partai, Duet Achmad Fauzi – Moh. Hosni di Pilkada Sumenep Diyakini Tak Terkalahkan

- Jurnalis

Selasa, 18 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP || KLIKMADURA – Bongkar pasang kandindat pasangan calon bupati – wakil bupati Sumenep menjelang pilkada serentak 2024 terus berlangsung.

Salah satunya, wacana memasangkan Achmad Fauzi Wongsojudo dengan Moh. Hosni. Keduanya dinilai memiliki elektabilitas tinggi sehingga jika bersatu, akan menjadi kekuatan yang sangat besar.

Pemerhati Politik Fahrurrazi mengatakan, Achmad Fauzi sangat matang di dunia politik. Dia mengawali karirnya sebagai wakil bupati Sumenep mendampingi Abuya Busyro Karim.

Kemudian, Fauzi melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai bupati. Bahkan, saat sekarang suami tercinta Nia Kurnia itu dipercaya menakhodai DPC PDI Perjuangan Sumenep.

Baca juga :  Pasangan Berbakti Bercita-cita Jadikan Pamekasan Kota Kretek Terbaik di Indonesia

“Dari segi pengalaman politik, Achmad Fauzi figur yang sangat matang, elektabilitasnya juga tidak perlu diragukan,” katanya, Selasa (18/6/2024).

Elektabilitas pria penyuka musik itu bukan hanya tinggi di level lokal Sumenep. Tetapi, juga meroket di level regional.

Tak ayal, DPD PDI Perjuangan Jatim menyiapkan Fauzi maju di pilkada Jatim. Namun, sampai saat sekarang partai moncong putih itu belum dapat gandengan.

“Achmad Fauzi saat ini menjadi primadona, banyak yang mengincar agar bisa bergandengan saat pilkada mendatang,” katanya.

Figur lain yang juga punya elektabilitas tinggi adalah Moh. Hosni. Pria yang saat sekarang menjabat ketua DPD NasDem Sumenep itu diganderungi kalangan muda.

Baca juga :  Aduan Soal Warga Meninggal Masuk DPT dan Surat Suara Tercoblos Tak Digubris, Saksi Paslon Mandat Kecewa

Kiprahnya di dunia politik dan usaha mengantarkan Moh. Hosni menjadi idola. Dengan demikian, jika maju dalam kontestasi pilkada, diyakini akan mendulang suara tinggi.

Apalagi, Hosni merupakan putra kelahiran kepulauan sehingga bisa menjadi representasi warga kepulauan.

“Diakui atau tidak, pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauah masih ada ketimpangan, dengan munculnya Moh. Hosni, seperti menjadi harapan bagi warga kepulauan untuk mendapat keadilan,” terangnya.

Fahrurrazi menyampaikan, keduanya juga memiliki perangkat politik yang sangat kuat. PDIP Perjuangan berhasil merebut 11 kursi dewan, sementara NasDem memeroleh 5 kursi.

Baca juga :  Tetap Beroperasi, Nelayan Kangean Kembali Usir Kapal Induk PT KEI

Jika dua partai tersebut bersatu, tentu akan melahirkan mesin politik yang sangat kuat untuk mendulang dukungan dari masyarakat.

“Tetapi sekali lagi, politik itu dinamis. Sebelum pendaftaran cabup dan cawabup ditutup, segala kemungkinan masih bisa terjadi,” katanya.

“Jika dua figur ini benar-benar bersatu di pilkada mendatang, kami rasa akan sulit dikalahkan,” tandasnya. (diend)

Berita Terkait

PCNU Sumenep Teguhkan Komitmen Aswaja dan Perkuat Transformasi Organisasi
Di Rumah Penuh Kenangan Bersama Sang Ibu, Bang Bani Hadirkan Cahaya untuk 2.000 Anak Yatim
ASOKA PMH & TYTO ALBA Mendominasi! JAMSTA Regional Madura 2026 Pecahkan Rekor Kemenangan
Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan
Tim PMB Universitas Nurul Jadid Sapa Ribuan Pelajar Madura Lewat Edufair 
Bacakan Pledoi, Terdakwa Kasus Kekerasan Terhadap ODGJ Menitiskan Air Mata
Resmi! PT. Puri Cendana Indah Umumkan Pengalihan Seluruh Saham Kepada Pihak Ketiga
Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:57 WIB

PCNU Sumenep Teguhkan Komitmen Aswaja dan Perkuat Transformasi Organisasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:05 WIB

Di Rumah Penuh Kenangan Bersama Sang Ibu, Bang Bani Hadirkan Cahaya untuk 2.000 Anak Yatim

Senin, 9 Februari 2026 - 05:31 WIB

ASOKA PMH & TYTO ALBA Mendominasi! JAMSTA Regional Madura 2026 Pecahkan Rekor Kemenangan

Senin, 2 Februari 2026 - 04:52 WIB

Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:35 WIB

Tim PMB Universitas Nurul Jadid Sapa Ribuan Pelajar Madura Lewat Edufair 

Berita Terbaru

Opini

Perlukah Kawasan Ekonomi Khusus Tembakau Madura?

Minggu, 22 Feb 2026 - 04:30 WIB

Opini

Merit System dalam Penguatan Struktur PCNU Sumenep

Sabtu, 21 Feb 2026 - 13:31 WIB