SUMENEP || KLIKMADURA – Pengurus Lakpesdam sowan kepada Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Sumenep, KH. A. Washil Hasyim, di Ponpes Sumber Payung, Kecamatan Ganding, Minggu (29/3/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum untuk memperkokoh sekaligus mempertajam arah program kerja lembaga ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Washil menegaskan pentingnya peran PCNU, khususnya Lakpesdam, dalam mengawal berbagai isu strategis di tengah masyarakat.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah persoalan lingkungan, terutama aktivitas tambang galian C yang dinilai semakin memprihatinkan.
“Tambang galian C di Kabupaten Sumenep, bahkan di Madura secara umum, sudah dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Perlu ada pengawalan serius agar kelestarian lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.
Arahan itu langsung disambut antusias oleh Ketua Lakpesdam PCNU Sumenep, Siswadi. Pria yang akrab disapa Adi tersebut menegaskan komitmennya untuk aktif mengawal isu-isu lingkungan, baik di Sumenep maupun Madura secara luas.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Lakpesdam di berbagai daerah lain di Madura. Tujuannya, untuk memperkuat gerakan bersama dalam merespons persoalan lingkungan, khususnya tambang galian C.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Lakpesdam di kabupaten lain. Harapannya, isu lingkungan ini bisa menjadi perhatian serius pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat,” katanya.
Adi juga menambahkan, ke depan Lakpesdam PCNU Sumenep akan menggelar berbagai agenda kajian dan penelitian mendalam terkait persoalan lingkungan.
Hasil kajian tersebut nantinya akan ditindaklanjuti bersama jajaran PCNU, sekaligus dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan.
Rekomendasi itu, lanjut dia, akan disampaikan kepada pemerintah provinsi hingga kementerian terkait sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Harapan kami, lingkungan di Madura tetap lestari dan tidak mengalami kerusakan yang bisa membahayakan kehidupan masyarakat,” tandasnya. (nda)














