Truk Crane Milik DLH Sampang Mati Pajak 5 Tahun, DPRD: Bukan Sekadar Lalai Tapi Pembiaran!

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi II DPRD Sampang, Muhammad Nur Mustakim. (DOK. KLIKMADURA)

Sekretaris Komisi II DPRD Sampang, Muhammad Nur Mustakim. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Komisi II DPRD Sampang menyoroti keras Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Permukiman (DLH Perkim) Sampang.

Pasalnya, salah satu kendaraan operasional dinas berupa truk crane atau bucket truck bernopol M 8217 NP tercatat mati pajak sejak Desember 2019.

Sekretaris Komisi II DPRD Sampang, Muhammad Nur Mustakim, menyebut persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, kelalaian tersebut mencoreng citra tata kelola pemerintahan daerah.

“Kasus ini bukan sekadar kelalaian belaka, melainkan bentuk pembiaran yang merusak citra tata kelola pemerintah daerah,” tegas politisi PAN itu, Sabtu (30/8/2025).

Baca juga :  Tak Dapat Perhatian dari Pemkab Sampang, Kondisi SDN Panyerangan 3 Memperihatinkan dan Membahayakan

Ia menambahkan, kondisi ini sangat fatal karena setiap tahun pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk operasional, termasuk pembayaran pajak kendaraan dinas.

“Kalau pajak kendaraan bisa sampai lima tahun tidak dibayar, jelas ada masalah serius. Ini bukan hanya soal DLH Perkim, tapi juga lemahnya kontrol dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang sendiri,” tandasnya.

Mustakim juga mengingatkan, pemerintah daerah seharusnya memberi contoh yang baik kepada masyarakat dengan taat aturan.
“Masyarakat dituntut taat pajak, tapi pemerintah sendiri melanggar. Ini jelas tidak bisa dibenarkan,” ujarnya.

Baca juga :  KPU Sampang Tetapkan 737.682 Daftar Pemilih Sementara Pilkada 2024   

Sementara itu, Kepala DLH Perkim Sampang, Faisol Ansori, membantah jika pihaknya sengaja membiarkan kendaraan dinas tersebut mati pajak. Ia menyebut keterlambatan terjadi akibat hilangnya berkas kendaraan saat proses pemindahan dan penertiban arsip kantor.

“Kemarin-kemarin terkendala berkasnya ada yang tidak ditemukan sehingga menghambat proses perpanjangan. Baru ketahuan ketika mau perpanjangan dan ganti plat nomor,” jelasnya.

Faisol menegaskan, pihaknya kini sudah memproses berita kehilangan dan berkas pengganti, serta tengah menunggu penerbitan pelat nomor baru dari pihak terkait.

Kasus ini pun jadi sorotan tajam DPRD Sampang. Mustakim menegaskan, pihaknya akan terus mengawal agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. (san/nda)

Baca juga :  Kadisporabudpar Sampang Serahkan Amplop Warna Cokelat, Ternyata Titipan Bupati Berisi Uang Puluhan Juta

Berita Terkait

Hidup di Rumah Gedek, Warga Sampang 4 Tahun Menderita Tumor Tanpa Uluran Pemerintah
Belasungkawa untuk Affan Kurniawan, Mahasiswa dan Ojol Nyalakan Seribu Lilin di Depan Mapolres Sampang
95 Desa di Sampang Kekeringan, Warga Terpaksa Jalan 3 Kilometer Cair Air Bersih
Nelayan Sampang Lapor Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rumpon Rp 6,3 Miliar Ke Polda Jatim
Warga Sampang Wajib Waspada, Aksi Pencurian Sapi Mulai Terjadi
Meriah! Santri Yayasan Al Madaniyah Atsarus Salafiyah Ramaikan HUT ke-80 RI Lewat Kirab Budaya
Dinas Pertanian Sampang Dorong Petani Kembangkan Tembakau Aromatik
Polsek Sokobanah Grebek Sabung Ayam, Pelaku Kabur Polisi Hanya Sita Ayam dan Terpal

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 06:18 WIB

Truk Crane Milik DLH Sampang Mati Pajak 5 Tahun, DPRD: Bukan Sekadar Lalai Tapi Pembiaran!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 06:12 WIB

Hidup di Rumah Gedek, Warga Sampang 4 Tahun Menderita Tumor Tanpa Uluran Pemerintah

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:33 WIB

Belasungkawa untuk Affan Kurniawan, Mahasiswa dan Ojol Nyalakan Seribu Lilin di Depan Mapolres Sampang

Selasa, 26 Agustus 2025 - 00:47 WIB

95 Desa di Sampang Kekeringan, Warga Terpaksa Jalan 3 Kilometer Cair Air Bersih

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 09:44 WIB

Nelayan Sampang Lapor Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rumpon Rp 6,3 Miliar Ke Polda Jatim

Berita Terbaru