Terduga Pelaku Minyak Curah Ilegal Dilepas, Aktivis Wadul Polres Sampang

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah aktivis LPK Trankonmasi Jatim saat audiensi dengan Kapolres Sampang AKBP Hartono terkait kasus minyak curah ilegal. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

Sejumlah aktivis LPK Trankonmasi Jatim saat audiensi dengan Kapolres Sampang AKBP Hartono terkait kasus minyak curah ilegal. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Trankonmasi Jawa Timur mendatangi Polres Sampang, Kamis (13/11/2025).

Mereka mendesak transparansi dan kejelasan penanganan kasus dugaan produksi serta peredaran minyak curah ilegal di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Kapolres itu membahas sejumlah poin penting terkait perkembangan penyelidikan kasus yang sempat menyita perhatian publik tersebut.

Ketua LPK Trankonmasi Jawa Timur, Faris Reza Malik menyampaikan, pihaknya mengajukan delapan poin tuntutan dan klarifikasi kepada kepolisian.

Salah satunya, menyoal dasar hukum pelepasan sejumlah pelaku yang sebelumnya sempat diamankan. Mereka juga meminta kejelasan hasil uji laboratorium forensik Polda Jatim yang menjadi acuan penyidikan.

Baca juga :  Dana PKH Raib, Pendamping Desa di Sampang Diduga Tilap Bantuan Warga Sejak 2019

“Kami meminta adanya keterbukaan informasi dan transparansi dari aparat penegak hukum, termasuk legalitas izin usaha serta izin edar dari pihak yang diduga mengemas ulang minyak curah menjadi produk Minyak Kita,” ujarnya.

Faris juga mendesak agar lokasi produksi dan distribusi minyak curah ilegal disegel sementara hingga terbukti memiliki legalitas sesuai ketentuan.

“Kami juga meminta BPOM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Kesehatan turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap produk Minyak Kita yang diduga hasil pengemasan ulang. Ini penting untuk menjamin keamanan masyarakat sebagai konsumen,” tegasnya.

Baca juga :  Dituding Lamban Tangani Kasus Dugaan Pencabulan, Ini Tanggapan Polres Sampang

Selain menyoroti aspek legalitas, Faris turut menyinggung adanya dugaan otorisasi dan potensi mahar hukum dalam proses penanganan perkara.

“Kami berharap tidak ada intervensi atau permainan di belakang meja. Aparat harus membuka fakta secara jujur dan adil,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Sampang AKBP Hartono memastikan proses penyelidikan masih berjalan dan dilakukan sesuai ketentuan hukum.

“Kasus ini tidak berhenti. Hanya saja prosesnya membutuhkan waktu karena melibatkan pihak laboratorium dan perusahaan terkait. Kami tetap memaksimalkan penanganannya sesuai aturan,” tandasnya.

Kapolres juga mengapresiasi langkah LPK Trankonmasi yang aktif mengawal jalannya proses hukum. Khususnya, berkaitan dengan kasus minyak curah tersebut.

Baca juga :  Ponpes Putri Satu Al Amien Prenduan Gelar Seminar Cegah Bullying di Lingkungan Pesantren

“Masukan seperti ini penting bagi kami. Ini bentuk kontrol sosial yang positif untuk kemajuan Kabupaten Sampang,” pungkasnya. (ibn/nda)

Berita Terkait

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total
Dramatis! Sapi Terperosok ke Sumur di Sampang, Dievakuasi Selamat Setelah 3 Jam 

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius

Berita Terbaru

Momen Fauzi AS makan bersama Tokoh Madura, Prof. Achsanul Qosasi, H. Khairul Umam (H.Her), Dirut PT Garam dan tamu penting lainnya. (DOK. KLIKMADURA)

Opini

Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:42 WIB