20 Tahun Dibiarkan Rusak, Warga di Pamekasan Patungan Perbaiki Jalan Poros Kabupaten

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Jalan poros Kabupaten yang menghubungkan Desa Pamaroh, Desa Blumbungan hingga Desa Bangkes terpaksa diperbaiki secara swadaya oleh warga. Sebab, jalan tersebut sudah 20 tahun rusak tanpa sentuhan perbaikan dari pemerintah.

Jalan tersebut dikeluhkan warga karena kondisinya berlubang, berlumpur, dan tergenang air saat musim hujan. Tindak hanya itu, jalan itu minim penerangan juga kerap menyebabkan kecelakaan saat malam hari.

Tak ingin korban terus berjatuhan, para pemuda, kepala desa, dan perangkat desa setempat berinisiatif untuk memperbaiki jalan dengan dana hasil urunan masyarakat.

Baca juga :  Usai Dengarkan Pidato Presiden, Ketua DPRD Pamekasan Tekankan Pentingnya Supremasi Hukum

Lutfi, salah seorang warga yang ikut memperbaiki jalan mengungkapkan, jalan itu rusak sudah berlangsung sangat lama. Kerusakannya sangat parah hingga nyaris tidak bisa dilalui kendaraan.

“Jalan ini sudah hancur dan hampir tidak bisa dilewati kendaraan karena genangan air yang sangat tinggi dan banyak lubang di tengah jalan,” katanya.

Kepala Desa Blumbungan, Ferry Andrianto, menjelaskan, perbaikan jalan itu dilakukan secara gotong royong hasil dari musyawarah bersama antara perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga.

“Kami bersama warga membeli sirtu (pasir batu) sebanyak 20 truk dan batu kerikil untuk memperbaiki jalan ini. Tujuan perbaikan ini untuk kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas serta mengurangi risiko kecelakaan, khususnya di musim penghujan,” katanya.

Baca juga :  SDI Al-Munawwarah Pamekasan Sukses Gelar Farewell Event ke-50 dan Pengukuhan Tahfidz

Ferry mengaku sempat mengusulkan perbaikan jalan menggunakan Dana Desa (DD) ke Pemerintah Kabupaten Pamekasan, tetapi permohonan tersebut ditolak.

“Akses jalan yang rusak ini sekitar 300 meter. Kami akan terus berupaya menyelesaikan perbaikan bersama warga dengan dana swadaya,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Berita Terbaru