Stok Blanko KTP Elektronik Menipis, Dispendukcapil Sampang Siapkan Suket

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Stok blanko KTP elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang menipis. Akibatnya, ribuan warga yang mengajukan pembuatan atau penggantian KTP-el sebagian menerima surat keterangan (suket).

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Dispendukcapil Sampang, Desi Damayanti mengatakan, menipisnya blanko disebabkan keterbatasan pasokan dari pemerintah pusat. Pihaknya sudah mengajukan blanko tambahan, namun stok di pemerintah pusat juga terbatas.

“Kami mengajukan sesuai kebutuhan pelayanan. Tapi, kadang tidak sampai satu bulan harus mengajukan lagi karena permintaan membeludak, dalam sehari bisa menghabiskan sekitar 900 blanko,” katanya.

Baca juga :  Tempat Jualan Dibongkar Satpol PP Sampang Tanpa Pemberitahuan, Pedagang Geram!

Sisa stok blanko yang ada hanya diperuntukkan bagi pelayanan yang sangat urgen. Misalnya, masyarakat yang datang langsung ke Dispendukcapil yang jarak rumahnya jauh dan usia rentan.

“Sekarang sedang pengajuan ke pemerintah pusat. Semoga bisa sesuai dengan yang kami ajukan,” harapnya.

Dispendukcapil Sampang untuk sementara waktu terpaksa membatasi penggunaan blanko sembari menunggu kiriman dari pemerintah pusat.

“Kami menentukan stok minimal 50 blanko tersisa. Setelah itu langsung mengajukan lagi ke pusat agar pelayanan terus berjalan. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi pelayanan administrasi kependudukan agar berjalan normal,” tandasnya. (san/diend)

Baca juga :  Target Kepemilikan KIA 40 Persen, Dispendukcapil Sampang Gandeng Lembaga Pendidikan

Berita Terkait

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut
Dokter RSUD dr. Mohammad Zyn dan Juru Parkir Diciduk Kasus Dugaan Sabu, Manajemen Siapkan Sanksi Pemecatan
Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural
Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan
Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat
Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan
TNI Kebut Pembangunan Sumur Bor dan Tandon di Desa Panyepen Sampang
PKS Sampang Tancap Gas Konsolidasi hingga Desa, Targetkan Mesin Partai Makin Solid dan Dekat dengan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:51 WIB

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:25 WIB

Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:26 WIB

Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:46 WIB

Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:42 WIB

Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan

Berita Terbaru