Gelar Audiensi, Formasa Sebut Layanan Dispendukcapil Sampang Lelet dan Banyak Calo

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) audiensi terkait pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang, Selasa (21/4/2024).

Menurut para mahasiswa, pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Sampang tidak maksimal. Bahkan, banyak jasa calo sehingga masyarakat mengeluh.

Ketua Umum Formasa Pusat Abd. Ghoffar mengatakan, banyak keluhan masyarakat terkait pelayanan yang dinilai tidak maksimal.

Kemudian, ditemukan adanya layanan yang tidak akuntabel dan transparan sesuai dengan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Baca juga :  Pasca MK Kabulkan Gugatan Wagub Emil dkk, Haji Idi Akan Pimpin Sampang Hingga Tahun Depan

Ghoffar menambahkan, masyarakat juga banyak mengeluh karena pelayanan Dispendukcapil tidak cepat dan mudah.

“Banyak calo berkeliaran, bahkan diduga ada yang bekerja sama dengan intenal pegawai Dispendukcapil,” paparnya.

Pihaknya meminta ketegasan Dispendukcapil untuk memberikan sanksi kepada pegawai yang bekerja sama dengan calo. Bahkan, harus dijatuhi sanksi seusai aturan yang berlaku.

“Jika tuntutan kami tidak dilaksanakan dengan baik, maka jangan salahkan jika kami turun jalan,” katanya.

Formasa akan terus mengkawal kinerja Dispendukcapil, baik dari pelayanan, sarana dan prasarana yang dimiliki.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Pj bupati terkait pelayanan Dispendukcapil, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Baca juga :  Berjalan Sukses, KDC Klik Madura Bakal Dijadikan Agenda Rutin

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Sampang Nor Alam mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi kinerja pegawai dan pelayanan terhadap masyarakat.

Berkaitan dengan adanya calo, diupayakan akan diberantas. Salah satunya, dengan cara sosialisasi dan pelayanan keliling kepada masyarakat.

“Kami juga sangat mengharapkan kerjasama rekan-rekan Formasa, utamanya untuk memberantas para calo,” paparnya. (zhr/diend)

Berita Terkait

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut
Dokter RSUD dr. Mohammad Zyn dan Juru Parkir Diciduk Kasus Dugaan Sabu, Manajemen Siapkan Sanksi Pemecatan
Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural
Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan
Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat
Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan
TNI Kebut Pembangunan Sumur Bor dan Tandon di Desa Panyepen Sampang
PKS Sampang Tancap Gas Konsolidasi hingga Desa, Targetkan Mesin Partai Makin Solid dan Dekat dengan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:51 WIB

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:25 WIB

Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:26 WIB

Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:46 WIB

Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:42 WIB

Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan

Berita Terbaru