BKPSDM Sampang Dalami Laporan Dugaan Perselingkuhan Guru SMP

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang menerima laporan dugaan perselingkuhan guru berinisial MA yang mengajar di salah satu sekolah di Kecamatan Robatal.

Guru yang berstatus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) itu dilaporkan oleh suaminya sendiri. Dia diduga berselingkuh dengan sesama guru yang mengajar di Kecamatan Pangarengan.

Sebelumnya, dugaan perselingkuhan itu dilaporkan ke Dinas Pendidikan Sampang pada 10 Oktober 2024. Kemudian, ditindak lanjuti oleh BKPSDM Sampang.

Kabid Penegakan Disiplin dan Penanganan Kasus, BKPSDM Sampang, Hendro Sugiarto mengatakan, guru PPPK yang diduga berselingkuh itu sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Proses pemeriksaan masih terus berlangsung.

Baca juga :  Tiga Hari Hilang Terseret Arus Sungai, Bocah 4 Tahun Asal Sampang Ditemukan Tak Bernyawa

“Sudah kami buatkan BAP (berita acara pemeriksaan),” ujarnya, Rabu, (11/12/2024).

Kasus tersebut akan ditangani secara profesional. Jika terbukti bersalah, akan ditindak sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dalam menangani kasus tersebut, nantinya akan dibentuk tim oleh Inspektorat.

Tim tersebut terdiri dari Inspektorat, BKPSDM dan Dinas Pendidikan. Tim itu lah yang akan melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap guru yang diduga berselingkuh itu.

“Kami akan bahas dengan tim untuk memutuskan sanksi yang akan dikenakan jika memang terbukti bersalah,” tandasnya. (san/diend)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru