BREAKING NEWS!! Tuntutan Tak Digubris, Massa Blokade Tempat Rekapitulasi Suara Pemilu di Pamekasan

- Jurnalis

Sabtu, 2 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Proses rekapitulasi suara hasil pemilihan umum (pemilu) 2024 di Pamekasan tidak berjalan mulus.

Sebab, massa aksi melakukan aksi blokade gedung PKPN Pamekasan, Sabtu (2/3/2024). Gedung tersebut merupakan tempat rekapitulasi yang dipilih KPU Pamekasan.

Pantauan Klik Madura di lapangan, massa aksi mulai berkumpul sejak pagi sekitar pukul 08.00 di Taman Arek Lancor.

Mereka kemudian bergerak ke Gedung PKPN sekitar pukul 12.30. Sementara, rekapitulasi suara dijadwalkan dimulai pukul 13.00.

Setelah beberapa lama melakukan orasi, massa aksi naik pitam. Mereka akhirnya membongkar tenda yang dipasang oleh KPU Pamekasan di depan gedung PKPN.

Baca juga :  Tak Mampu Kendalikan Syahwat, Residivis Asal Prenduan Sumenep Perkosa Perempuan saat Cuci Piring

Rahem selaku salah satu orator menyampaikan, tuntutan yang dibawa sama. Yakni, meminta penghitungan ulang hasil suara di Kecamatan Larangan.

Sebab, di kecamatan tersebut diduga terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif (TSM).

Dengan demikian, wajib dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) atau penghitungan ulang. “Selama tuntutan kami tidak dikabulkan, kami akan terus berjuang,” kata Rahem.

Sampai berita ini diturunkan, massa masih bertahan di sekitar gedung PKPN. Mereka meminta rekapitulasi suara tidak dilakukan sebelum tuntutannya dikabulkan. (diend)

Berita Terkait

Dari Bedah Buku ke Petisi, Karang Taruna dan Rektor Se-Madura Dorong Madura Jadi Provinsi
Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar
Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis
SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag
Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar
DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut
Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi
SMAN 1 Pamekasan Libatkan Alumni Genjot Kualitas Siswa Kelas Akhir

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 09:31 WIB

Dari Bedah Buku ke Petisi, Karang Taruna dan Rektor Se-Madura Dorong Madura Jadi Provinsi

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:30 WIB

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:28 WIB

Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:47 WIB

Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar

Berita Terbaru

Sejumlah warga memagari toko di Pasar Penaguan, Proppo, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Minggu, 15 Feb 2026 - 11:30 WIB