Usai Lantik 58 CPNS, Bupati Pamekasan Ingatkan Pentingnya Kolaborasi dan Transformasi Digital

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman (tengah) foto bersama sejumlah kepala OPD dan CPNS yang baru dilantik. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman (tengah) foto bersama sejumlah kepala OPD dan CPNS yang baru dilantik. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman secara resmi melantik dan menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) kepada 58 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di Pendopo Ronggosukowati, Selasa (27/5/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyebut bahwa proses pengangkatan CPNS itu merupakan hasil dari perjalanan panjang yang penuh dinamika. Ia bersyukur karena akhirnya semua tahapan terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah, pada hari ini sebanyak 58 CPNS untuk formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis telah menerima petikan SK. Ini adalah momentum yang telah lama kita nantikan bersama,” kata KH. Kholilurrahman.

Baca juga :  UIM Tutup PKKMB 2025 dengan Kuliah Umum, Tekankan Sinergi Bersama Pemerintah

Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda itu juga mengapresiasi semangat generasi muda yang masih menjadikan dunia birokrasi sebagai pilihan karier.

Hal itu menjadi sinyal bahwa pemerintahan tetap memiliki daya tarik tersendiri di tengah perkembangan zaman.

“Ternyata profesi di bidang pemerintahan tetap menarik untuk digeluti oleh generasi muda. Ke depan, kami berkomitmen untuk selalu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan teknologi,” ucapnya.

KH. Kholilurrahman menyebut dua formasi terbanyak dalam pelantikan tersebut. Yakni, tujuh orang dokter ahli pertama dan tujuh orang pranata komputer ahli pertama.

Baca juga :  Forum LSM Pamekasan Soroti Menu MBG, Satgas dan BGN Siap Sisir Ratusan SPPG

“Kondisi ini mencerminkan arah pembangunan layanan publik yang menitikberatkan pada kolaborasi antara sektor kesehatan dan teknologi informasi,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Pamekasan, Saudi Rahman menjelaskan, dari 58 CPNS yang dilantik, 24 orang merupakan tenaga kesehatan dan 34 tenaga teknis.

“Mereka aktif bekerja mulai bulan Juni mendatang. Statusnya masih CPNS karena masih dalam masa percobaan selama satu tahun. Setelah masa penilaian itu selesai, barulah mereka bisa diangkat menjadi PNS,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka
Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial
UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN
Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak
Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah
UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi
Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:30 WIB

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka

Senin, 15 Juni 2026 - 13:31 WIB

Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN

Senin, 15 Juni 2026 - 12:06 WIB

Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:56 WIB

UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi

Berita Terbaru

Opini

Intelektual Tradisional itu Akademisi Yang Membeo

Selasa, 16 Jun 2026 - 07:19 WIB